Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 November 2025 | 02.45 WIB

Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Para Pemain Desak Xabi Alonso Dipecat

Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Para Pemain Desak Xabi Alonso Dipecat

JawaPos.com - Real Madrid sedang berada di titik paling panas musim ini. Hasil imbang 2-2 kontra Elche CF bukan hanya membuat para fans geleng-geleng kepala, tapi juga membuka keretakan besar di balik pintu ruang ganti. Menjelang duel krusial Liga Champions melawan Olympiacos, tekanan terhadap Xabi Alonso kian membara.

Di ibu kota Spanyol, bisik-bisik ketidakpuasan sudah berubah menjadi kritikan nyata. Laporan menyebut bahwa tensi internal mencapai “titik kritis” meski Alonso baru enam bulan memimpin tim.

Jurnalis Jorge Picón bahkan menyebut situasi di ruang ganti Los Blancos sudah “tidak dapat ditoleransi”. Menurutnya, atmosfer anti-Alonso makin kuat: para pemain ingin perubahan, dan petinggi klub mulai sadar bahwa waktu untuk mengambil keputusan semakin sempit.

Apa yang Salah di Real Madrid?

Krisis ini bukan muncul tiba-tiba. Sebelum jeda internasional, Madrid sudah tersandung: kalah dari Liverpool dan kehilangan poin melawan Rayo Vallecano. Hasil imbang melawan Elche menjadi pukulan lanjutan yang memperburuk mood seluruh tim.

Daftar cedera pemain bertahan seperti Éder Militão dan Antonio Rüdiger makin menekan Alonso. Namun, masalah inti rupanya ada pada pendekatan manajerialnya mulai dari gaya kepemimpinan sampai taktik yang dinilai terlalu kaku dan kurang fleksibel untuk kondisi tim saat ini.

Di balik itu semua, hubungan personal antara Alonso dan beberapa bintang utama juga ikut memanas. Vinícius Júnior disebut berada dalam tensi tinggi dengan sang pelatih. Dalam skuad sebesar Real Madrid, retakan semacam ini bisa membesar menjadi jurang.

Situasinya bahkan lebih dramatis ketika laporan The Athletic mengungkap bahwa Vinícius telah memberi tahu Florentino Pérez bahwa ia tidak berniat memperbarui kontraknya dan alasan utamanya adalah konflik dengan Alonso.

Ini bukan sekadar masalah taktik atau hasil pertandingan. Ini adalah krisis kepercayaan. Ketika ruang ganti mulai bersuara lantang meminta pelatih pergi, klub raksasa seperti Real Madrid harus bergerak.

Kini, manajemen berada di persimpangan: tetap bertahan dengan proyek jangka panjang Alonso atau membuat keputusan cepat demi menjaga musim ini dari keruntuhan.

Drama Santiago Bernabéu baru saja masuk babak baru dan semuanya terjadi sebelum musim memasuki fase paling menentukan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore