Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Agustus 2025, 13.41 WIB

Tijjani Reijnders Disebut Jadi ‘Game Changer’ Manchester City, Optimisme Juara Liga Inggris Makin Menguat

Tijjani Reijnders (dok. City) - Image

Tijjani Reijnders (dok. City)

JawaPos.com – Manchester City memulai musim 2025/2026 dengan penuh percaya diri setelah kemenangan telak 4-0 atas Wolverhampton Wanderers pada laga pembuka Liga Inggris. Sorotan utama bukan lagi sekadar pada Erling Haaland atau Phil Foden, melainkan pada sosok anyar mereka, Tijjani Reijnders.

Gelandang asal Belanda itu langsung merebut hati publik Etihad Stadium lewat performa impresifnya. Bukan hanya mencetak gol, ia juga memberikan assist, sehingga menorehkan catatan yang terakhir kali dicapai Sergio Aguero pada debutnya di Liga Inggris pada 2011 silam.

Kehadiran Reijnders membuat banyak pihak percaya bahwa Manchester City akan kembali menguasai kompetisi domestik. Bahkan, prediksi berani mulai bermunculan: The Citizens diyakini bisa meraih gelar juara Liga Inggris musim ini dengan menempatkan Reijnders sebagai pusat permainan.

Reijnders Disebut Punya X-Factor
Steven McInerney, pakar Manchester City dari kanal Esteemed Kompany, menyebut Reijnders memiliki sesuatu yang berbeda. Menurut laporan Sports Mole, ia menilai gelandang berusia 27 tahun itu tak hanya sekadar tampil solid, tetapi juga membawa energi baru yang sebelumnya hilang dari lini tengah City.

“Reijnders tidak hanya bermain aman di laga debutnya, ia mengambil alih permainan. Gaya mainnya sangat elektrik, penuh keberanian, dan itu membuatnya spesial,” menurut analisis McInerney.

Ia bahkan menyamakan dampak Reijnders dengan momen debut Aguero belasan tahun lalu. Bedanya, kali ini pengaruhnya lebih terasa dari sektor tengah, menghubungkan lini pertahanan hingga menyerang, bahkan beberapa kali maju melewati Haaland untuk menciptakan peluang.

Guardiola Akan Bangun Tim Mengelilingi Reijnders
Pep Guardiola, pelatih Manchester City, tak segan memberikan pujian tinggi. Usai laga, ia menyebut bahwa Reijnders merupakan “pemain penting untuk tahun-tahun mendatang.” Guardiola diyakini akan membangun pola permainan City yang lebih direct dan tajam dengan mengandalkan visi serta mobilitas sang gelandang.

Menurut McInerney, Guardiola seperti menemukan kembali elemen yang hilang musim lalu. “City kekurangan sosok yang bisa mengubah jalannya pertandingan secara instan. Kevin De Bruyne masih memberi kontribusi, tapi tak lagi konsisten berada di level jeniusnya. Reijnders hadir membawa kualitas tak terduga, membuat lawan sulit membaca permainannya,” jelasnya.

Hal itu membuat Reijnders dianggap sebagai game changer sejati. Sebuah gelandang yang tidak hanya bisa menjaga ritme, tetapi juga mencetak gol, memberi assist, dan menjadi penghubung transisi cepat.

Target 20 Gol, Lampard Baru di Etihad?
Lebih jauh, McInerney berani membuat prediksi mencolok. Ia percaya Reijnders bisa mencetak hingga 20 gol di Liga Inggris musim ini, sebuah angka yang biasanya hanya mampu dicapai striker papan atas.

“Jika Haaland pasti jadi top scorer, maka Reijnders bisa jadi pencetak gol terbanyak kedua City. Cara dia masuk ke kotak penalti mengingatkan saya pada Frank Lampard di masa jayanya,” ujarnya.

Tidak hanya gol, Reijnders juga diyakini mampu menorehkan 10 hingga 15 assist dalam semusim. Angka itu identik dengan kontribusi De Bruyne dalam beberapa tahun terakhir, meskipun bentuk assist Reijnders kemungkinan berbeda. Ia tidak selalu mengandalkan umpan silang terukur atau reverse pass spektakuler ala De Bruyne, tapi tetap mampu membuka ruang bagi rekan setim.

Pengganti De Bruyne? Tidak, Tapi…
Satu hal yang menarik, McInerney menegaskan bahwa Reijnders tidak akan pernah bisa menggantikan Kevin De Bruyne sepenuhnya. “De Bruyne adalah satu-satunya, sulit menemukan yang serupa. Namun, seperti transisi dari Yaya Toure ke De Bruyne, atau dari Aguero ke Haaland, City selalu menemukan cara mengganti peran kunci dengan sosok berbeda,” ungkapnya.

Dengan kata lain, Reijnders bukanlah replika De Bruyne, melainkan solusi baru dengan gaya berbeda. Hal ini justru bisa membuat City lebih segar dan tak mudah ditebak oleh lawan.

Optimisme Juara Liga Inggris Meningkat
Kemenangan telak atas Wolves diyakini bukan sekadar hasil bagus, melainkan sinyal bahwa City masih sangat dominan. McInerney bahkan tak segan memprediksi The Citizens akan keluar sebagai juara Liga Inggris musim ini, asalkan mereka bisa melewati empat laga berikutnya tanpa banyak kehilangan poin.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore