Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 20.50 WIB

Pelatih Liverpool Arne Slot Pusing, Catatan Dominik Szoboszlai dan Alexis Mac Allister Bikin Pilihan Gelandang Makin Rumit

Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai. (Dok. Dominik Szoboszlai)  - Image

Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai. (Dok. Dominik Szoboszlai) 

JawaPos.com-Liverpool memasuki musim 2025/2026 dengan dinamika baru di lini tengah. Dominik Szoboszlai, yang musim lalu lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang nomor 10, kini tampil menonjol dalam peran yang lebih dalam selama pramusim.

Performa apik ini memunculkan tanda tanya besar, apakah Szoboszlai akan menggeser Alexis Mac Allister dari tim inti Arne Slot? Perdebatan ini semakin panas jelang laga pembuka Premier League melawan Bournemouth pada Jumat (15/8).

Szoboszlai dianggap sebagai opsi segar dengan daya jelajah tinggi dan kemampuan menyerang dari lini kedua. Di sisi lain, Mac Allister adalah gelandang andalan musim lalu yang secara konsisten memberikan kontribusi besar bagi The Reds.

Analis Liverpool David Lynch dalam wawancara dengan Sports Mole menilai performa Szoboszlai sebagai revolusioner di posisi gelandang nomor 8. Pemain asal Hungaria itu memiliki kemampuan untuk masuk ke kotak penalti lawan dari lini kedua pada waktu yang tepat, sehingga memaksimalkan peluang mencetak gol.

“Dia datang terlambat ke area yang lebih lapang, lalu menembak dengan waktu yang pas. Dari sudut pandangnya, bermain seperti ini di pramusim jelas tidak merugikan dirinya,” kata Lynch.

Musim lalu, Szoboszlai kerap ditempatkan sebagai playmaker utama di belakang penyerang. Namun, kedatangan Florian Wirtz dengan biaya lebih dari 100 juta Poundsterling atau setara Rp 2 triliun membuat peluangnya bermain di posisi itu semakin kecil.

Slot sepertinya ingin memanfaatkan fleksibilitas Szoboszlai untuk mengisi peran yang lebih defensif namun tetap memberi ancaman ofensif.

Sementara itu, Mac Allister, yang menjadi duet utama Ryan Gravenberch sepanjang musim 2024/2025, menghadapi situasi yang berbeda. Dia baru kembali dari cedera, hanya satu kali tampil sebagai starter di pramusim.

Kondisi ini membuatnya belum sepenuhnya bugar. Lynch menilai, dari sisi fisik, Mac Allister memang tidak seatletis Szoboszlai, namun keunggulannya dalam distribusi bola dan kecerdasan taktik sulit tergantikan.

Slot kini memiliki apa yang disebut Lynch sebagai pusing positif di lini tengah. Liverpool punya opsi luar biasa di posisi ini. Manajer akan bilang ini masalah yang menyenangkan.

"Musim ini akan ada rotasi lebih banyak,” kata Lynch.

Dia bahkan memprediksi Wirtz sesekali akan dimainkan di sayap kiri untuk memberi ruang kepada kombinasi gelandang yang lebih kokoh, terutama di laga-laga besar.

Namun, bukan hanya Szoboszlai dan Mac Allister yang bersaing memperebutkan tempat. Gravenberch, yang musim lalu menjadi salah satu dari tiga gelandang inti, juga menghadapi tantangan.

Pemain asal Belanda itu akan absen pada laga pembuka karena menjalani hukuman kartu merah yang dia terima di laga terakhir musim lalu melawan Crystal Palace. Lynch menyebut Gravenberch juga bisa menjadi korban rotasi lebih sering musim ini.

“Tahun lalu, ada tiga gelandang utama yang nyaris selalu bermain. Tapi sekarang, dengan Wirtz yang harus bermain banyak karena harganya, komposisi itu bisa berubah. Bisa saja kita lihat Mac Allister dan Szoboszlai bermain bersama, sementara Gravenberch duduk di bangku cadangan,” ujar David Lynch.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore