Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 01.22 WIB

Selebrasi Chloe Kelly Tuai Kecaman, Timnas Inggris Taklukkan Spanyol Lewat Adu Penalti di Final Piala Eropa Wanita 2025

Timnas Inggris wanita berhasil taklukan Spanyol lewat adu penalti pada final Euro Wanita 2025. (Instagram England) - Image

Timnas Inggris wanita berhasil taklukan Spanyol lewat adu penalti pada final Euro Wanita 2025. (Instagram England)

JawaPos.com - Satu momen menentukan di final Piala Eropa Wanita 2025 antara Inggris dan Spanyol mendadak berubah menjadi sorotan panas.

Bukan cuma soal siapa yang menang, tapi juga bagaimana selebrasi kemenangan itu dilakukan.

Inggris keluar sebagai juara setelah menundukkan Spanyol lewat adu penalti dengan skor 3-1, Minggu (27/7). Kelly yang juga jadi pahlawan Inggris di final Euro 2022 lalu disebut melakukan selebrasi dianggap sombong.

Dia tertangkap kamera mengubah arah larinya usai mencetak gol, menyusuri jalur yang sengaja melewati kiper Spanyol, Cata Coll, sambil melakukan gestur yang dianggap menyindir.

"Gestur Chloe Kelly ke Cata Coll setelah penalti penentu itu benar-benar penuh kesombongan." tulis Diario AS yang dilansir dari laman Daily Mail Sport, Senin. 

Momen itu kian menyesakkan bagi Spanyol. Mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Mariona Caldentey di menit ke-25, sebelum Alessia Russo menyamakan kedudukan di babak kedua.

Laga berakhir 1-1 hingga waktu tambahan dan harus ditentukan lewat adu penalti, momok yang ternyata benar-benar menghantui La Roja.

Spanyol, juara dunia 2023, tampil dominan sepanjang laga. Namun Inggris justru tampil lebih tenang saat drama titik putih.

Kiper Hannah Hampton jadi pahlawan setelah menggagalkan dua penalti. Inggris pun membalikkan keadaan, mencuri kemenangan.

"Mimpi berubah jadi mimpi buruk. Spanyol kehilangan trofi Piala Eropa lewat adu penalti. Inggris mencuri laga yang hampir sepanjang waktu didominasi Spanyol," lanjut Diario AS.

Kemenangan ini juga mempermanis catatan pelatih Sarina Wiegman, yang sukses meraih tiga gelar Euro yaitu dua bersama Inggris (2022 dan 2025), dan satu bersama Belanda (2017).

Sementara bagi Spanyol, perjalanan emas sejak Piala Dunia dua tahun lalu harus terhenti di titik paling menyakitkan. 

Di atas panggung kemenangan Inggris, tetap ada luka yang belum sembuh di kubu lawan dan selebrasi Kelly, yang harusnya jadi kebanggaan, malah menjadi pemicu kontroversi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore