
PSG dan Chelsea akan rebutkan trofi di final Piala Dunia Antarklub 2025. (@chelsea)
JawaPos.com- Edisi perdana Piala Dunia Antarklub 2025 dengan format baru akan mencapai puncaknya saat Paris Saint-Germain menghadapi Chelsea dalam laga final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Senin (14/7) pukul 02.00 WIB. Pertandingan bergengsi ini dijadwalkan disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh dunia, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut turnamen ini sebagai awal dari era emas sepak bola klub. Final antara dua raksasa Eropa ini adalah skenario ideal yang ia harapkan dengan pertarungan glamor antara dua klub besar dengan sejarah dan kekuatan finansialnya yang mentereng.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan pentingnya menutup musim dengan cara terbaik. Timnya baru saja menjalani musim paling luar biasa dalam sejarah klub, mengoleksi quadruple: menjuarai Ligue 1, Coupe de France, Liga Champions UEFA, dan kini membidik trofi Piala Dunia Antarklub FIFA.
Sejak fase grup, Les Parisiens tampil menggila mencetak 4 gol ke gawang Atletico Madrid, 4 gol ke gawang Inter Miami, dan menyingkirkan Bayern Munich di perempat final. Puncaknya, mereka mempermalukan Real Madrid 4-0 di semifinal sebuah penampilan yang disebut sebagai kelas master.
"Musim ini luar biasa bagi kami dan sangat penting untuk menutupnya dengan cara terbaik," ujar Luis Enrique pada konferensi pers.
Salah satu bintang utama PSG, Ousmane Dembélé, disebut-sebut sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or setelah kontribusi luar biasa sepanjang musim.
Di sisi lain, meski datang sebagai underdog, Chelsea tak bisa diremehkan. Klub asal London itu tiba di Amerika dengan semangat tinggi usai finis peringkat keempat Premier League dan menjuarai UEFA Conference League.
Di semifinal, mereka mengalahkan klub Brasil Fluminense, meski kehilangan gelandang utama Moisés Caicedo karena cedera engkel.
Pelatih Enzo Maresca mengakui kekuatan lawannya.
"PSG mungkin adalah tim terbaik di dunia saat ini," ujarnya.
Namun bek Chelsea, Reece James, tetap optimis.
"Mereka memang difavoritkan, tapi ini final laga satu kali. Saya sudah pernah ada di final sebagai favorit dan kalah. Status favorit tidak selalu berarti segalanya," tegasnya.
Final akan digelar di stadion berkapasitas 82.500 penonton, MetLife Stadium kandang tim NFL New York Giants dan New York Jets. Stadion ini juga akan menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2026.
Namun, suhu tinggi di siang hari menjadi kekhawatiran tersendiri. Gelandang Chelsea, Enzo Fernández, menyebut laga siang hari sebagai hal yang sangat berbahaya bagi pemain.
Pertandingan ini juga menjadi pertandingan ke-65 PSG sejak musim dimulai Agustus lalu, dan ke-64 bagi Chelsea menambah sorotan terhadap padatnya kalender sepak bola modern.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
