
Viktor Gyokeres. (AP Photo/Armando Franca,file)
JawaPos.com - Arsenal kembali mengalami kemunduran dalam bursa transfer musim panas ini setelah upaya mereka merekrut Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon mengalami jalan buntu. The Gunners yang awalnya sangat optimis bisa mendatangkan striker asal Swedia ini kini harus gigit jari setelah dua tawaran mereka ditolak mentah-mentah oleh klub Portugal tersebut.
Situasi yang mengecewakan ini memaksa Arsenal untuk memutar haluan dan kembali mengincar target lama mereka, Ollie Watkins dari Aston Villa. Namun, harga yang dipatok Villa untuk striker berusia 29 tahun ini juga tidak kalah mencengangkan: 80 juta pounds atau sekitar 1,04 triliun rupiah!
Sebelum membahas drama transfer ini lebih dalam, mari kita lihat bagaimana Arsenal sampai pada situasi yang cukup rumit ini. Gyokeres memang menjadi incaran utama Arsenal sejak awal jendela transfer dibuka. Striker yang menolak tawaran Manchester United ini dianggap sebagai solusi ideal untuk lini depan The Gunners yang masih butuh sentuhan akhir yang lebih tajam.
Andrea Berta, direktur olahraga baru Arsenal, bahkan sudah lama mengagumi Gyokeres sejak masih bertugas di Atletico Madrid. Namun, kenyataan di lapangan ternyata jauh lebih sulit dari yang dibayangkan.
Menurut laporan media Portugal, Record, Arsenal telah mengajukan dua tawaran untuk Gyokeres yang keduanya ditolak oleh Sporting Lisbon. Tawaran pertama senilai 55 juta pounds dan yang kedua 60 juta pounds, namun keduanya dianggap masih jauh dari ekspektasi Sporting yang mematok harga mendekati klausul pelepasan 85 juta.
Presiden Sporting, Frederico Varandas, memang tidak menuntut pembayaran penuh klausul pelepasan tersebut, namun mereka juga tidak mau melepas aset berharga mereka dengan harga murah. Posisi tawar Sporting memang sangat kuat mengingat performa fantastis Gyokeres musim lalu dan masih terikat kontrak jangka panjang.
Frustasi dengan sikap keras Sporting inilah yang membuat Arsenal akhirnya membekukan negosiasi dan beralih kembali ke target alternatif. Ollie Watkins, yang sempat mereka kejar di akhir jendela transfer musim dingin, kembali masuk dalam radar The Gunners.
Watkins sendiri memang pemain yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Striker berkebangsaan Inggris ini tampil cemerlang musim lalu dengan catatan 17 gol dan 14 assist dalam 54 pertandingan di semua kompetisi. Angka yang mengesankan untuk seorang striker yang juga sering turun membantu permainan tim.
Sejak bergabung dengan Aston Villa dari Brentford pada 2020, Watkins telah mencetak 87 gol dan 42 assist dalam 223 pertandingan. Rekam jejak yang sangat solid dan menunjukkan konsistensi tinggi di level Premier League. Pengalaman bermain di liga tersulit dunia ini tentu menjadi nilai plus bagi Arsenal yang membutuhkan pemain yang bisa langsung memberikan dampak.
Namun, ada beberapa kekhawatiran terkait rencana Arsenal merekrut Watkins. Pertama, faktor usia. Watkins akan berusia 30 tahun pada Desember mendatang, yang berarti Arsenal harus mengeluarkan 80 juta untuk pemain yang sudah memasuki fase akhir kariernya. Untuk ukuran investasi sebesar itu, biasanya klub lebih memilih pemain yang masih muda dan memiliki nilai jual kembali yang tinggi.
Kedua, Watkins masih terikat kontrak dengan Aston Villa hingga tiga tahun ke depan. Unai Emery dan manajemen Villa tentu tidak akan mudah melepas striker andalan mereka, apalagi dengan harga di bawah ekspektasi. Villa sendiri sedang dalam tren positif dan berambisi besar untuk konsisten tampil di kompetisi Eropa.
Selain Watkins, Arsenal sebenarnya masih memiliki opsi lain yang mungkin lebih menarik dari segi investasi jangka panjang: Benjamin Sesko dari RB Leipzig. Striker asal Slovenia berusia 21 tahun ini dianggap sebagai salah satu talenta terbaik Eropa saat ini. Arsenal dilaporkan sudah melakukan kontak positif dengan Leipzig dalam seminggu terakhir, meski belum ada terobosan signifikan.
Keunggulan Sesko dibanding Watkins jelas terletak pada faktor usia dan potensi pengembangan. Dengan usia yang masih sangat muda, Sesko bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi Arsenal. Selain itu, harga yang diminta Leipzig kemungkinan juga lebih rasional dibanding tuntutan Villa untuk Watkins.
Namun, Arsenal harus bersiap menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan Sesko. Chelsea dan bahkan Al-Hilal dilaporkan juga tertarik dengan striker muda berbakat ini. Meski Sesko kemungkinan akan menolak tawaran dari Arab Saudi karena ingin melanjutkan karier di Eropa, persaingan dengan Chelsea tentu tidak akan mudah.
Situasi transfer Arsenal ini sebenarnya mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak klub besar di era modern. Harga pemain yang terus melambung membuat setiap keputusan transfer harus dipertimbangkan dengan sangat matang. Arsenal yang sudah mengeluarkan dana besar musim lalu untuk membangun skuad kompetitif tentu harus lebih selektif dalam setiap pembelian.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
