Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 15.24 WIB

Rekor Sempurna Penalti Terhenti Lawan Leicester, Cole Palmer Mulai Mengalami Penurunan?

Cole Palmer. (Dok. ESPN) - Image

Cole Palmer. (Dok. ESPN)

JawaPos.com-Chelsea berhasil meraih tiga poin dari tim tamu Leicester pada lanjutan pekan ke-28 Premier League. Bertanding di Stamford Bridge pada Minggu (9/3) malam, gol semata wayang The Blues dicetak dari sepakan keras Marc Cucurella di babak kedua.

Chelsea sebenarnya berpeluang mencetak gol pertama pada babak pertama dari titik putih. Namun, eksekutor penalti Chelsea yang biasa diambil Cole Palmer gagal mengalahkan Mads Hermansen. Beruntung hingga pertandingan berakhir, skuad Enzo Maresca berhasil mempertahankan keunggulan sehingga Chelsea bisa tersenyum lega.

The Blues menggeser Manchester City di peringkat ke 4 dan masih memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Catatan mengejutkan sekaligus kurang mengesankan dicatat Cole Palmer. Penalti yang gagal dikonversi jadi gol menjadikannya eksekusi penalti pertama yang gagal menjadi gol selama di Premier League. Dari 13 kali mengeksekusi penalti, Cole Palmer sudah berhasil meraih 12 kali gol dari titik putih.

Cole Palmer juga sedang jadi sorotan karena penampilannya yang kian menurun dalam 5 pertandingan terakhir Chelsea. Cole Palmer gagal memberikan kontribusi untuk Chelsea seperti yang sudah dilakukan sejak musim pertama bergabung ke Stamford Bridge.

Kendati demikian, Chelsea berhasil mencatat 3 kali kemenangan beruntun di semua kompetisi yang membuat kubu Enzo Maresca mendapat kepercayaan diri tinggi setelah serangkaian hasil buruk pada Februari.

Pelatih Enzo Maresca seusai pertandingan menjelaskan alasan mengapa Cole Palmer nampak kurang bersemangat dalam pertandingan melawan Leicester. Dikutip dari wawancara yang diambil dari situs resmi klub, Enzo menjelaskan bahwa sejatinya Cole Palmer sedang menderita sakit demam dan masalah pencernaan.

Namun, Cole Palmer masih bertekad untuk memberikan kontribusi bagi klub sehingga mantan pemain Manchester City itu meminta Enzo Maresca tetap untuk menurunkannya. Pelatih yang juga pernah melatih Leicester City itu tetap mempercayakan posisi Cole Palmer. Walaupun akhirnya Palmer ditarik di babak kedua untuk menjaga agar sang pemain tetap fit.

"Saya ingin memberi tahu semua orang termasuk para fans bahwa kondisi Cole Palmer sebenarnya sedang kurang baik. Dia melaporkan kepada saya dia merasa tidak enak dan kurang fit. Tetapi pagi ini ketika kami akan bersiap-siap dia bertanya kepada saya apakah dirinya bisa dimainkan melawan Leicester. Dia beralasan bahwa dia ingin membantu tim. Dia ingin menunjukkan kepada para penggemar Chelsea bahwa dia masih ingin berkontribusi untuk klub. Saya sangat mengapresiasi komitmen Cole Palmer untuk Chelsea," pungkas Enzo Maresca.

Dilansir dari Transfermarkt, musim ini Cole Palmer sudah tampil sebanyak 32 kali pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Chelsea. Cole Palmer juga jadi pencetak gol terbanyak Chelsea di musim ini dengan sumbangan 14 gol dan 6 assist untuk rekan-rekan satu timnya.

Cole Palmer seolah tak tergantikan dalan perannya sebagai gelandang sayap di belakang penyerang. Perannya yang tak tersentuh di era kepelatihan Enzo Maresca membuat nama sekaliber Joao Felix dan Christopher Nkunku harus tersisih dari skuad utama Chelsea. Nama pertama harus menjalani masa pinjaman bersama AC Milan di setengah musim 2024-25.

Cole Palmer masih jadi andalan Chelsea dan Enzo Maresca dalam targetnya untuk masuk zona Liga Champions musim depan. Chelsea saat ini sudah mengoleksi 49 poin dari 28 pertandingan yang sudah dijalani.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore