
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Ini aku,
Pemulung asa dari luntang-lantung barat
Jakarta pagi ini;
pada lembaran roti yang berselimut selai beraroma buah berry
Di atas mebel penyangga martabat langit, langkah-langkah dokter anestesi juga jajaran jeep bermiliar-miliar dollar,
meneduh sopan pada sang empunya arloji Hublot Big Bang Diamond Tourbillon
Gema pianis-pianis menjelma sepicik pucuk malam yang menerawang terawang surga
Tak ada duka hinggap pada setiap saku-saku jas berdasi, atau sekedar menumpang rehat pada kaki-kaki yang patah
Aku lihat dari kaca seribu meter di atas tanah
Tangga-tangga sibuk berjalan pada sepatu-sepatu mengkilap, lalu terang kumpulan emas meraup kartu-kartu rapi di dompet berkulit
Aku bicara, menyimak jejak yang sengaja ditinggalkan, barangkali mengikuti aroma parfum yang membias terbawa udara
“Sepuluh tahun lagi, pencakar langit menjelma seutas layang tanpa benang,” kata pengemis buta di bawah jembatan jam dua kelabu
Di persimpangan pisau-pisau ramping mengunci setiap inci sudut kota yang membawa martabat, aku mengasah hakikat tanpa identitas.
---
Sebab,

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
