
BERBINCANG: Maestro keroncong, Waldjinah (kiri) saat berbincang dengan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di Balai Kota Solo, Senin (2/4).
JawaPos.com - Kisah perjalanan hidup maestro keroncong Waldjinah bakal difilmkan. Adalah Nin Hening Yulia, yang menjadi penggagas untuk mengangkat kisah hidup penyanyi Walang Kekek tersebut.
Kisah hidup ini akan diadaptasi dari buku biografi Waldjinah berjudul Waldjinah Sang Maestro yang tidak lain adalah karya Ning sendiri. Akan banyak cerita yang akan digambarkan dalam film tersebut.
Seperti sisi humanis Waldjinah dengan kucing kesayangannya dan saat bersama dengan kerbau peliharaannya. Semua sisi lain dari keseharian Waldjinah akan diungkapkan dalam film tersebut.
Untuk penggarapannya, Ning menggandeng sutradara muda, Rako Prijanto. Ning meyakini, film ini bakal menarik untuk dinikmati. Terutama bagi para pecinta musik keroncong.
"Yang menjadi salah satu daya tarik dari film ini adalah konsistensi ibu Waldjinah dengan musik keroncong," ungkap Ning kepada JawaPos.com usai bertemu dengan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di Balai Kota, Senin (2/4).
Ning menambahkan, selama ini banyak berkembang jenis musik. Seperti dangdut, campur sari, dan genre musik lainnya. Tetapi, Waldjinah tetap konsisten dengan mengusung genre keroncong.
"Ini juga sebagai bentuk untuk melestarikan musik keroncong," katanya.
Dalam kunjungannya ke Balai Kota, Ning bersama dengan Waldjinah. Saat diminta tanggapan terkait film yang akan mengangkat kisah hidupnya, Waldjinah mengaku senang dan sangat mengapresiasinya. Hanya saja, dirinya tidak tahu lebih jauh mengenai cerita yang akan dimainkan dalam film tersebut.
Waldjinah yang kini sudah berusia 72 tahun itu hanya berpesan, agar musik keroncong ini tetap bisa bertahap dan bisa diwarisi oleh generasi penerus. "Anak-anak jangan sampai lupa dengan musik keroncong, karena musik ini yang punya hanya Negara Indonesia," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengaku mendukung penuh pembuatan film Waldjinah tersebut. Dihadirkannya film bertajuk keroncong itu bisa menjadi salah satu upaya untuk tetap melestarikan musik keroncong.
"Jelas sangat mendukung pembuatan film ini. Ini sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan musik keroncong. Kita harus mempertahankan dan mengembangkannya," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
