
Ilustrasi Petugas SPBU
JawaPos.com - Pemerintah mengisyaratkan penambahan subsidi solar tak harus melalui skema Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan tahun 2018. Mengingat fluktuasi harga minyak dunia cenderung meningkat sejak tengah tahun 2017.
“Gak ada proses APBNP, nanti mekanisme simpel aja kalau parlemen minimal dia menyatakan bahwa dia tidak mendukung kenaikan (harga premium dan solar),” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, di Gedung Migas, Jakarta, Jum’at (23/3).
Persetujuan DPR tersebut akan dijadikan dasar untuk mengirim surat kepada Menteri Keuangan bahwa subsidi solar harus ditambah. Menurutnya, proses tersebut tak perlu menunggu pembahasan APBNP.
Ego mengatakan, pemerintah sudah sepakat mendukung pertumbuhan daya beli masyarakat. Dengan cara menjaga stabilitas harga jual premium dan menambah subsidi solar. “Bu Sri Mulyani sudah bilang bahwa kita pemerintah mendukung daya beli masyarakat. Kita tetap ingin mempertahankan harga jual BBM tertentu dan penugasan. Kalau dipertahankan kita akan meng-adjust yang tadi subsidi kita usulin (jadi) Rp 1.000/liter,” ujarnya.
Ego mengungkap, rencana penambahan subsidi solar dilakukan untuk merespon pergerakan ICP yang cenderung naik sejak Juni 2017. Data Kementerian ESDM menunjukkan peningkatan ICP sejak Juni 2017 hingga Januari 2018, berturut-turut sebesar USD 43,7 per barel, USD 45,5 per barel, USD 48,4 per barel, USD 52,5 per barel, USD 54,0 per barel, USD 59,3 per barel, USD 60,9 per barel dan USD 65,6 per barel.
Namun, ICP Februari 2018 mengalami penurunan sebesar USD 3,98 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi USD 61,61 per barel. "Kita cermati terus pergerakan harga minyak tadi. Contohnya seperti ICP Januari 2018 USD 65 per barel tiba-tiba sekarang turun USD 61 per barel dan cenderung turun terus. Nanti kita akan infokan (terus) pergerakannya," terangnya.
Saat ini, BBM jenis solar medapat subsidi sebesar Rp 500 per liter untuk 16 juta kiloliter (KL). Dengan angka sebesar itu, kata Ego, alokasi subsidi solar adalah sekitar tujuh triliun rupiah.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
