
peresmian Rusunawa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di Denpasar, Bali
JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menambah pasokan unit rumah terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, bagi masyarakat MBR berpenghasilan maksimal Rp 7,5 juta dapat menikmati rusun subsidi. Sedangkan untuk rumah tapak, MBR yang berhak mendapatkan KPR subsidi adalah yang memiliki penghasilan maksimal Rp 4,5 juta.
Ia mengatakan, Rusunawa menjadi pilihan tempat tinggal bagi pekerja generasi millenial. Mekanismenya yaitu Pemerintah Daerah (Pemda) menyediakan lahan dan mengajukan usulan pembangunan Rusun kepada Kementerian PUPR.
"Kalau masih single bisa memilih tipe studio, bila sudah berkeluarga bisa memiliki tipe 36. Harga sewanya relatif terjangkau dengan kualitas cukup baik. Nanti bila penghasilan semakin meningkat bisa mengangsur membeli apartemen atau rumah tapak," katanya, setelah peresmian Rusunawa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu.
Menurut Hamid, hunian vertikal bisa menjadi solusi bagi generasi milenial yang tinggal di perkotaan. Sebab ketersediaan tanah semakin terbatas. Selain itu hunian vertikal juga dapat mengurangi konversi lahan perdesaan menjadi perkotaan.
Rusunawa memiliki spesifikasi bangunan 3 lantai terdiri dari 47 unit. Dilengkapi berbagai fasilitas. Di antaranya yaitu sambungan listrik, sarana air bersih, meubelair, tempat parkir, sarana dan prasarana umum (PSU). Rusunawa ini menghabiskan anggaran pembangunan sebesar Rp 14 miliar. Dialokasikan dari dana tahun 2017. "Kalau di lokasi lain bisa dibangun 4 lantai, namun karena aturan di Bali, kita hanya bisa membangun unit Rusun 3 lantai. Untuk harga sewanya nanti akan ditentukan oleh pihak pengelola," imbuhnya.
Pada 2017, proyek pembangunan Rusun Kementerian PUPR mendekati target yang dicanangkan. Dari target 13.253 rusun di seluruh Indonesia, PUPR berhasil membangun keseluruhan 13.251 unit.
Selain Rusunawa ASN, PUPR juga membangun Rusunawa bagi pekerja, mahasiswa, pondok pesantren, nelayan, anggota TNI dan Polri. Sementara pada tahun 2018, Kementerian PUPR menargetkan pembangunan sebanyak 13.405 unit rusun.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
