
Arab Saudi
JawaPos.com - Sebuah serangan udara Arab Saudi menewaskan enam orang tentara Yaman pada Senin, (26/2) waktu setempat. Serangan tersebut terjadi di Pangkalan Yaman, Sanaa, berjarak sekitar 300 meter ke timur dari Sanaa.
"Serangan dari pesawat tempur tersebut menewaskan enam orang anggota, yaitu satu petugas dan lima tentara," kata seseorang yang berada di kubu Pemerintah Marib seperti dilansir AFP.
Dia juga mengatakan, 15 tentara lainnya terluka di sebuah kamp tentara nasional di wilayah pegunungan Nihm. Nihm adalah sebuah wilayah yang diperebutkan di tengah-tengah antara pemberontak Sanaa dan Marib.
Pimpinan Saudi tidak memberikan komentar apa pun atas penyerangan tersebut.
Saudi meluncurkan aliansi militer Yaman pada tahun 2015 dengan tujuan mengembalikan pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi untuk berkuasa.
Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Yaman yang didukung koalisi telah menguasai beberapa basis Huothi di Nihm yang dipegang oleh pemberontak sejak tahun 2014.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
