Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Februari 2018 | 06.44 WIB

Kapolda Jateng Turun Gunung Tangani Perusakan PT RUM

DIRUSAK WARGA: Ribuan warga memblokade jalan masuk menuju PT RUM, mereka juga merusak kantor dan fasilitas lainnya, Jumat (23/2) - Image

DIRUSAK WARGA: Ribuan warga memblokade jalan masuk menuju PT RUM, mereka juga merusak kantor dan fasilitas lainnya, Jumat (23/2)

JawaPos.com - Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Condro Kirono terjun langsung untuk menangani kasus perusakan yang terjadi di PT Rayon Utama Makmur (RUM), Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo, Jateng.


Kapolda berjanji akan segera mengungkap para pelaku perusakan dalam waktu dekat. Saat ini, jajaran Polda bersama Polres Sukoharjo tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ada. 


Ditemui di sela-sela kunjungannya ke Mapolres Sukoharjo, Sabtu (24/2), Kapolda mengungkapkan, bahwa tim juga sudah terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. "Sekarang, saya dengan Kapolres tengah melakukan evaluasi, dan lakukan olah TKP guna mengungkap para pelakunya," terangnya. 


Pengungkapan pelaku ini akan dilakukan secepatnya, setelah pihaknya selesai melakukan analisa dan evaluasi serta mengumpulkan bukti-bukti. "Secepatnya akan kami ungkap (para pelaku)," ucapnya.


Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi menegaskan, bahwa apa yang dilakukan oleh warga harus diproses secara hukum yang ada. Apa pun alasannya perusakan tersebut tidak dibenarkan. 


Iwan mengatakan, bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti. Termasuk juga dalam bentuk video maupun gambar. "Ini dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku atau otak dari perusakan tersebut," katanya.


Iwan menambahkan, dalam kasus ini pihaknya belum memintai keterangan dari para saksi. Sehingga, belum ada penetapan tersangka maupun penahanan. 


Selain perusakan, Iwan juga mengatakan, bahwa dari hasil olah TKP diketahui ada kaca yang diduga ditembak. Tetapi, pihaknya belum bisa memastikan dari penembakan tersebut dilakukan.


Penembakan diperkirakan dilakukan dari jarak lebih kurang 100 meter. "Kami juga belum tahun jenis senjatanya, tetapi kemungkinan air shoftgun, tetapi nanti masih menunggu hasil identifikasi," tuntasnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore