
Bahan utama yang digunakan yaitu pipa besi serta memanfaatkan barang yang bias mudah ditemukan di pasaran.
JawaPos.com - Modifikasi Royal Enfield kembali dilakukan. Kali ini, seorang pria asal Jogjakarta merombak habis motor asal Inggris ini.
Adalah Daris, builder dari Kota Gudek ini memainkan aksesoris berwarna chrome sebagai focus utamanya. "Modifikasi saya lakukan karena saya ingin diapresiasi banyak orang dari karya saya itu," bebernya, kepada JawaPos.com, Selasa (13/2).
Menurutnya, proses merombak wajah Royal Enfield itu memakan waktu lebih dari 2 bulan. Ia hanya menyisakan mesin, tromol belakang, kabel pengapian, dan handle kopling. Total biaya yang dihabiskan untuk merias motor gahar ini sebesar Rp 60 juta. "Untuk biaya, ini termasuk kecil hehe. Biaya terbesar, ada dimasalah waktu, yaitu jasa pembuatannya dengan handmade," ungkapnya.
Bahan utama yang digunakan yaitu pipa besi serta memanfaatkan barang yang bias mudah ditemukan di pasaran. Sebagai pedoman saat melakukan penggarapan, Daris merancang desain terlibih dulu. "Saya buat desain awal, jadi berubah dari desain aslinya. Dengan membuat skala 1 sampai 10, saya mencari proposisi dan bentuknya dari gambar yang saya buat. Desain ini nantinya akan menjadi acuan saya dalam bekerja. Jadi, meskipun motor belum dateng pun, saya sudah bisa mulai bekerja karena sudah ada desainnya," terangnya.
Ia mengaku, butuh referensi yang menginspirasi agar hasil yang diperoleh maksimal, unik dan berbeda dari desain aitu modifikasi yang pernah dibangun sebelumnya. Soal velg, builder ini mengatakan bahwa velg depannya memakai ukuran 21 dan yang belakang velg 19. Velg itu dibuat dari bahan aluminium. Daris menyakini bahan ini ringan tapi kuat. "Tapi ada perubahan di tromol. Tromol ini saya custom ulang," lanjutnya.
Bagaimana ubahan yang dilakukan di sektor body? Daris mengaku merombak semuanya. Baik tangki, frame, dan pernak-pernik lainnya, dibuat dalam kurun waktu 1 bulan lebih. Sementara itu suspensi digarap dengan mendesain ulang berkali-kali sampai akhirnya, menemukan hasil yang pas. "Stang, saya buat ulang juga," terangnya. Daris mengatakan bahwa ia menggunakan velg brand Deka, suspensi ATC,dan ban Pirelli. Sisanya, ia mengatakan handmade.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
