
Pasien perempuan saat memarahi perawat pria yang melecehkan dirinya
JawaPos.com - Jagat maya digemparkan dengan beredarnya sebuah video pelacehan seksual yang dialami seorang pasien wanita di sebuah rumah sakit di Surabaya. Video tersebut beredar sejak Rabu malam (24/1) hingga Kamis (25/1). Kejadian itu diduga terjadi di sebuah rumah sakit swasta di kawasan Surabaya Barat.
Pada video berdurasi 52 detik itu, terlihat seorang pasien wanita muda memarahi perawat pria. "Kamu ngaku dulu apa yang kamu perbuat," teriak wanita itu histeris sambil menunjuk ke arah perawat pria.
Wanita itu mengaku telah dilecehkan oleh si perawat. Dari unggahan di akun Instagram miliknya, dua hari lalu dirinya menjalani operasi.
Dia menuliskan caption sebelum menjalani operasi tersebut, isinya:
"Bismillah Al_Fatiha
Minta doa nya agar dilancarkan...Aamiin.
Ini selfie dulu biar gak stress sambil nunggu masuk ruang operasi dan dibius total, aku berusaha tetap tenang dan ceria pdhal deg degan hehe buat teman-teman yang DM mohon maaf belum bisa bales, Inshaa Allah aku baik-baik saja... Terimakasih" tulis perempuan dengan 17,8 k follower instagram tersebut.
Nah, pelecehan itu diduga dilakukan si perawat saat wanita tersebut dalam pengaruh obat bius. Sebelum perempuan itu benar-benar dalam pengaruh obat bius, diduga perawat pria melakukan pelecehan. Jadinya, pasien tersebut masih merasakan ketika tangan sang perawat pria menyentuh payudaranya.
Perawat tersebut diduga meremas dada pasien perempuan itu. "Kamu pegang payudara saya kan. Kamu remas-remas kan sampai dua tiga kali, tanganmu kamu masukkan," ucapnya beruarai air mata.
Mengaku bersalah, perawat yang belum diketahui identitasnya itu lebih banyak terdiam. Kepalanya tertunduk, sesekali manggut-manggut. Dia lantas mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Dia menyalami satu per satu keluarga perempuan tadi yang ada di sana. Termasuk menyalami si perekam video.
Beredarnya video tersebut telah diketahui kepolisian. Polisi menyatakan bahwa mereka sudah mengantongi rumah sakit tempat perempuan itu dirawat dan tengah menyelidiki video tersebut. Hal itu diketahui dari logo yang tertera pada seragam perawat.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, Rabu malam anggota opsnal sudah mendatangi rumah sakit tersebut untuk meminta keterangan pasien. "Kami tindak lanjuti video itu," kata Sudamiran.
Kamis siang ini, korps berseragam cokelat akan kembali mendatangi rumah sakit. "Hari ini (Kamis) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) koordinasi dangan manajemen rumah sakit," tegas Sudamiran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
