
Para siswa peraih medali dalam lomba sains di Korsel.
JawaPos.com - Enam dari tujuh anak peraih medali pada kompetisi sains antar siswa di Suwon, Korea Selatan, tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang, Sabtu (13/1). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Dinas Pendidikan setempat dan perwakilan dari sekolah masing-masing.
Keenam anak itu merupakan perwakilan Provinsi Jawa Tengah dan Indonesia dalam 9th Student Camp & Teacher Workshop for Gifted in Science. Kegiatan yang diselenggarakan oleh ASEAN+3 (Tiongkok, Jepang, Korsel) Center for the Gifted in Science (ACGS) digelar selama delapan hari, pada 5-12 Januari 2018.
Total ada 14 negara yang berpartisipasi dalam kompetisi itu, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, termasuk Tiongkok, Jepang, Indonesia dan lain sebagainya.
Untuk tema yang diusung tahun ini adalah Hidden Science in Culture & Heritage. Dimana para peserta diharuskan untuk mempresentasikan karya ilmiah yang mewakili budaya negara mereka melalui sejumlah media.
Para siswa perwakilan Jateng yang berkesempatan mempresentasikan kesenian khas Batik dan alat musik tradisional Angklung melalui media poster itu berhasil menggasak empat medali emas, serta masing-masing tiga medali perak dan perunggu pada kategori non arsitektur.
Chandrakanti La Faini Putri, satu di antara peserta perwakilan Jateng asal SMP 2 Semarang yang membawa pulang medali emas, mengaku tak menyangka akan mendapatkan medali emas.
“Persiapan hanya H-1, sehari sebelum presentasi (lomba) dan waktu lombanya entah saya bisa menang dan dapat medali emas,” ujarnya sambil tertawa heran, Sabtu (13/1).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin mengapresiasi apa yang telah diraih para siswa yang diyakininya sebagai karya orisinil tersebut. Ia pun berharap, ke depannya pendidikan dan kebudayaan bisa menjadi salah satu nilai jual Kota Semarang.
"Kita akan dorong terus, kami punya misi menjadi bagian dari pengembangan wisata. Pendidikan harus jadi bagian market dari Kota Semarang. Dengan begitu PAD Pemkot akan semakin meningkat, jadi pendidikan bukan menjadi tukang yang menghabiskan uang," tandasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
