Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Januari 2018 | 00.06 WIB

Amien Samakan Tiga Perusahaan Ini Dengan Sopir Taksi, Kok Bisa?

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi - Image

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi

JawaPos.com - Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Amien Sunaryadi geram harga gas Blok Masela ditawar dengan harga rendah. Padahal, tiga perusahaan tersebut ditawarkan Kemenperin untuk menyerap gas Blok Masela.


Amien mengatakan tiga perusahaan tersebut tak masuk akal dalam mengajukan penawaran untuk membeli gas di Masela. Bahkan, dirinya menyebut harga yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut mampu dibeli oleh supir taksi.


"Itu kan kelompok omong kosong. Artinya gini, kalau beli harga USD 3 per MMBTU, ini supir taksi yang lewat-lewat ini disuruh bisnis model begitu juga bisa. Engga perlu modal, engga perlu kepintaran," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/1).


"Karena begini, indicative price dari yang nawar di Teluk Bintuni itu USD 5,2 per MMBTU. Saya pergi ke China jauh-jauh ke sana, loh di sana harganya USD 6,2 per MMBTU," sambungnya.


Lanjut Amien, industri yang berani mengajukan penawaran rendah tersebut karena didukung oleh salah seorang pejabat. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh industri itu dianggap tidak menunjukkan sikap seorang pengusaha.


"Nah, businessman apa yang karena disupport pejabat ini makanya saya minta USD 3 per MMBTU. Businessman apa itu? Calo. SKKMigas engga akan jual ke calo. Kita akan cari pembeli sendiri," tandasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore