Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2017 | 17.11 WIB

Dari Makkah Fahri Kirim Puisi ke Deddy Mizwar, Begini Isinya

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - Image

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

JawaPos.com - Di Pilgub Jawa Barat 2018 , Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah ‎memutuskan berpisah dengan Deddy Mizwar. Padahal lima tahun silam partai berlogo bulan sabit kembar ini mengusung Deddy Mizwar sebagai wakil gubernur mendampingi Ahmad Heryawan sebagai gubernur.


Peta politik koalisi semakin dinamis karena PKS akhirnya memilih bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusung Mayjen TNI (Purn) Sudrajat. Koalisi yang sebelumnya sudah terjadi dengan Partai Demokrat pun sirna.


Sikap partai yang dikomandoi oleh Sohibul Iman ini pun dikritik oleh ‎mantan politikus PKS Fahri Hamzah. Lewat akun Facebook-nya Wakil Ketua DPR ini memberikan sebuah puisi untuk Deddy Mizwar dari Tanah Suci Makkah.


Puisi yang dibuat Fahri Hamzah untuk menguatkan langkah perjuangan Deddy Mizwar yang sangat berat di Pilgub Jawa Barat. Hal itu karena PKS akhirnya memutuskan berpisah dengan Deddy Mizwar.


‎Berikut ini puisi yang dibuat Fahri Hamzah untuk Deddy Mizwar.


Jie, begitu aku memanggil Deddy Mizwar
Jie,
Aku ikut memikul beban dan memapah luka kata-kata nostalgia kita.
Tapi kau hebat Jie, simpanlah apa yang memar di hatimu.
aku ikut menanggung.
lima tahun lalu tak jauh, takkan kulupakan
malam2-malam merayumu menjadi bagian dari perjalanan.


Jie,
bisakah kita menolak apa yang telah menjadi rindu?
aku merindukanmu,
karena kau meringankan diri dalam panggilan yang baik,
kau hadir melengkapi kekurangan kami,
kau ringan, kau baik, kau tak pernah tak nampak baik.
kataku kau lugu.


Jie,
Di film-film itu kau tampak hebat,
kau nampak bisa memainkan semua peran,
menjadi Naga Bonar atau kiai kampung, juga politisi,
tapi kataku kau lugu,
dan tetaplah lugu Jie,
tetaplah ringan,
jangan berubah,
jadilah apa yang telah kau ukir dalam perjalananmu.


Dan pada malam,
tak jauh dari Kakbah kita
aku ingin mengirimkan suasana dingin kota suci ini,
agar hatimu dingin Jie,
janganlah menjadi panas atau memerah,
jadilah yang bertahan dan setia,
karena namamu telah ada dan menjelma menjadi kata-kata nostalgia.


Jie,
Kebaikan tak pernah boleh tidak diperjuangkan,
maka bukalah ruang bagi kebaikan dalam setiap kemungkinan,
tapi, jadilah yang melihat politik dengan lebih ringan,
tipu daya yang kita tertawakan.
tertawalah Jie.
tertawakanlah lukamu.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore