
Jaksa Agung HM Prasetyo
JawaPos.com - Jaksa Agung HM Prasetyo kembali menjadi sorotan atas kinerjanya. Dia dinilai tidak kooperatif dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu terungkap dari catatan akhir Indonesia Corruption Watch (ICW).
Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter beranggapan bahwa HM Prasetyo sering mengeluarkan ucapan yang dinilai tidak mencerminkan kebijaksaan seorang Jaksa Agung.
"Kejagung punya catatan yang kritis dalam beberapa respon, Jaksa Agung HM Prasetyo tidak koperatif artinya apabila Jaksa ada tertangkap dengan nilai suapnya yang tidak terlalu besar disebut OTT krecek," kata Lola di Sekretariat ICW Jakarta, Rabu (27/12).
Menurut Lola, istilah OTT krecek tidak melambangkan keseriusan seorang Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi, karena berapapun nilai korupsinya tetap saja harus mendapat perlakuan hukum yang ada.
"Artinya ini tidak mencerminkan Kejagung dalam pemberantasan korupsi," tambah Lola.
Lola menilai seharusnya Jaksa Agung asal Partai Nasdem ini justru bersyukur karena lembaganya telah dihindarkan dari orang-orang yang berpotensi merugikan negara.
"Harusnya kejagung berterimakasih karena telah dibantu bersih-bersih lembaganya," tegas Lola.
Sebelumnya Ketua Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPP PDIP Trimedya Panjaitan telah terlebih dulu mengkritik kinerja HM Prasetyo yang dianggap melakukan politisasi terhadap kader partai lain.
"Politisasi yang dilakukan oleh Kejaksaan dilakukan terhadap kader-kader partai lain yang bukan partainya Pak Jaksa Agung," pungkas Trimedya, Kamis (21/12).
Politisasi yang dimaksud sendiri berupa dicari-carinya dosa atau kesalahan dari seorang kader. Apabila Jaksa Agung melihat kader tersebut potensial maka dirinya akan memaksa yang bersangkutan agar mau masuk kedalam partainya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
