
Ilustrasi belanja memanfaatkan jaringan online kini semakin populer di masyarakat
JawaPos.com - Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi momen emas bagi para pecinta belanja. Diskon gede-gedean yang ditawarkan begitu menggiurkan bagi kaum milenial yang haus dengan berbagai produk terbaru.
Pada Harbolnas 12 Desember kali ini, sebanyak 250 lebih platform ikut serta menawarkan diskon gede-gedean hingga 95 persen. Lalu sebelum sampai membudaya di tanah air, bagaimana sejarah perjalanan Harbolnas sebetulnya?
Dosen Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menjelaskan Harbolnas bukanlah fenomena baru. Di dunia, tren belanja di waktu-waktu tertentu seperti perayaan hari besar adalah hal yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun lalu.
Sebut saja aktivitas Black Friday. Harbolnas di Amerika Serikat yang ditetapkan setelah perayaan Thanksgiving pada akhir November ini memang didesain sebagai arena menggairahkan perdagangan nasional. Para penjual memberikan potongan harga khusus menyambut hari Black Friday.
"Kegairahan konsumen ini tidak dibiarkan melemah di Amerika Serikat mengingat pada Bulan Desember akan ada perayaan Natal," kata Devie kepada JawaPos.com, Selasa (12/12).
Oleh karenanya, kata dia, pada tahun 2005, semangat berbelanja ini terus dijaga oleh produsen dengan memperkenalkan Cyber Monday, hari belanja internet pertama dan terbesar di dunia. Kedua tradisi ini yang kemudian diadopsi di banyak negara, termasuk Inggris misalnya.
Dengan hadirnya toko-toko online, tren baru yang menarik ialah, bahkan aktivitas Black Friday yang di masa lalu adalah hari serbu toko-toko fisik, sekarang bertambah menjadi hari belanja online juga. Terjadi peningkatan belanja online di Black Friday.
"Aktivitas massa ini yang diadopsi juga di banyak negara termasuk Indonesia dengan Harbolnasnya," katanya.
Perhelatan akbar Harbolnas tahun ini menjadi tahun dengan jumlah partisipasi e-Commerce terbanyak dalam 5 tahun sejarah Harbolnas. Lebih dari 250 pelaku industri ikut berpartisipasi dan memeriahkan ajang belanja online terbesar di Indonesia dengan menghadirkan berbagai penawaran dan diskon hingga 95 persen bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
Tidak hanya itu, UMKM digital juga menjadi fokus utama dalam Harbolnas tahun ini dengan berbagai inisiatif untuk mempersiapkan mereka berpartisipasi dan memanfaatkan momen ini untuk mengembangkan bisnisnya secara online. Ayok memborong. Tentunya sesuai batas kemampuan!
Simak juga berita mengenai meriahnya Harbolnas 2017 di:

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
