
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
JawaPos.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyuarakan agar terjadi perubahan sistem politik di tubuh Golkar dengan sungguh-sungguh.
Dedi menilai, selama ini sistem yang ada bahwa semua keputusan dibuat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP), mengakibatkan terbatasinya demokrasi di elemen-elemen Golkar.
"Undang-undang politik saja sentralistik bagaimana penentuan kepala daerah dari berbagai tingkatan ditentukan semua oleh pusat, sehingga ini menyandera proses demokrasi," Ujar Dedi di Manhattan Hotel, Jakarta, Minggu (10/12)
Dengan adanya kebijakan sentralistik ini, maka apabila terjadi kekisruhkan di DPP akan berimbas kepada pemilihan calon bupati, walikota, gubernur, dan lainnya. Seperti tragedi yang terjadi beberapa tahun silam bahwa ada dualisme di Golkar antara kubu Bali dan Ancol berefek hampir gagalnya partai ini mengikuti pemilihan umum.
Dedi mengharapkan setelah munaslub nanti, ada pendelegasian kepada DPD dari DPP untuk diberikan kebebasan dalam pemilihan calon gubernur, wali kota, bupati, dan seterusnya.
"Kepemimpinan Golkar pasca munaslub ini harus memelopori otonomisasi kepartaian," lanjut Dedi.
Dengan adanya kebebasan yang diberikan DPP, maka ketepatan dalam pemilihan calon bisa lebih terjaga. Pasalnya DPD lebih tahu tingkat elektabilitas calonnya di daerah dibandingkan DPP.
Menurut Dedi, DPP hanya perlu membuat aturan tentang persyaratan pemilihan calon untuk dijadikan panduan oleh DPD dalam menunjuk kadernya.
"Yang harus DPP lakukan adalah membuat panduan siapa yang memenuhi sarat sebagai wali kota, bupati, dan lainnya," ungkap Dedi.
Kemudian hal terakhir yang paling penting adalah Golkar tidak perlu memasukan kadernya yang sedang menjabat posisi-posisi penting pemerintahan ke dalam struktur partai. Menurut Bupati Purwakarta, hal ini dapat membuat kepemimpinan mereka lebih efektif.
"Membuka ruang fungsional orang yang berkarir di bidang politik struktur birokrasi seperti jabatan menteri, gubernur, bupati, wali kota tidak mesti menjadi ketua partai," pungkas Dedi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022