
ILUSTRASI: Bonek berharap pendistribusian tiket pertandingan Persebaya bisa bebas dari calo
JawaPos.com - Calo tiket yang merajalela membuat Bonek geram. Ketika manajemen Persebaya Surabaya mengumumkan bahwa tiket Celebration Game kategori fans sudah habis, ternyata banyak calo yang menjualnya dengan harga yang melonjak berlipat-lipat.
Manajemen Persebaya sudah meminta maaf atas hal ini. Mereka juga mengaku tak bisa berbuat banyak karena hanya mencetak tiket sesuai dengan kapasitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yakni 45-50 ribu. Sedangkan peminat laga nanti jauh lebih banyak.
"Sistem sebaik apapun calo pasti akan mencoba untuk mengakalinya. Kami hanya bisa meninimalisasi itu. Dan, kami berkomitmen untuk melakukan hal itu," ucap Media Officer Persebaya, Rocky Maghbal kepada JawaPos.com.
Masalah tiket pertandingan sudah menjadi salah satu materi evaluasi manajemen Persebaya sebelum menyambut kompetisi Liga 1 musim depan. Persebaya, lanjut Rocky, selalu berusaha untuk mempermudah akses Bonek mendapatkan tiket pertandingan tim berjuluk Green Force ini.
Demi kelancaran pendistribusian tiket untuk kompetisi Liga 1 2018 mendatang, manajemen Persebaya bakal mengevaluasi pihak-pihak ketiga yang selama ini bekerja sama dengan Persebaya untuk urusan penjualan tiket pertandingan.
"Kerja sama itu dilindungi oleh klausul-klausul. Termasuk di dalamnya ada aturan mainnya. Kami selalu siap sedia apabila ada laporan, tentunya harus disertai bukti, apabila terjadi penyalahgunaan dan sebagainya. Kami akan berterima kasih, itu akan menjadi dasar untuk mengakhiri kerja sama dengan pihak ketiga," tegas Rocky.
Rocky lantas menyebut Bonek Card sebagai senjata untuk memerangi praktik percaloan tiket di Surabaya. Bonek Card adalah tiket terusan yang berlaku untuk semua laga kandang Persebaya pada kompetisi resmi. Melalui Bonek Card, diharapkan pencinta Persebaya lebih mudah untuk menyaksikan laga-laga Green Force.
Keamanan Bonek Card pun sangat terjamin. Sebab untuk mendapatkannya diperlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi mereka yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Nomor Kartu Keluarga bagi mereka yang belum memiliki KTP.
"Karena Bonek Card yang akan menjadi garansi. Hanya ribet sekali waktu pendaftaran. Registrasinya juga bisa lebih dipertanggungjawabkan. Sistemnya jelas lebih ketat. Karena secara sistem tidak mungkin akan menangkap dua NIK yang sama dari dua Bonek Card yang berbeda," terang Rocky.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
