
MANUVER MINGGU PAGI: Ah.. Sudahlah...
JawaPos.com – Niatnya mungkin bercanda. Namun bagi Angkatan Laut Amerika Serikat, (AL AS) apa yang dilakukan pilot mereka jauh dari kesan lucu.
Saat melakukan latihan pada Kamis (16/11) pagi, kru udara yang menggunakan salah satu pesawat jet AL AS melakukan manuver di udara. Sisa asap pembakaran jet itu terlihat jelas. Dan, kru pesawat dengan sangaja bermanuver dan membuat gambar alat kelamin laki-laki.
Mungkin mereka pikir tidak ada masyarakat yang melihat aksi tersebut. Tetapi salah. Gambar cabul yang tertampang di langit negara bagian Washington itu difoto oleh masyarakat yang melihatnya sebelum tersapu angin. Dan, sudah pasti, mereka mempostingnya di akun media sosial.
Berdasar pernyataan resmi dari Angkatan Laut AS, ada konsekuensi untuk kru udara yang menggunakan pesawat tempur AL AS mereka untuk menggambar penis di langit di atas kota Okanogan, Washington. "Mereka tidak diizinkan untuk terbang lagi,” tulis mereka.
Memang, banyak penduduk yang melihat ketika pesawat perang dari Naval Air Station Whidbey Island di negara bagian Washington barat itu menciptakan gambar langit dalam bentuk alat kelamin laki-laki. ”Hal yang paling monumental terjadi di Omak. Sebuah penis di langit,” tulis seorang pengguna Twitter di akunnya. Dalam postingan itu, dia juga mencantumkan gambar asap alat kelamin tersebut.
Sebagian besar postingan memang menganggap itu lucu dan kocak. Tetapi tidak demikian dengan AL AS. ”Tindakan awak pesawat ini sepenuhnya tidak dapat diterima dan berlawanan dengan nilai inti Angkatan Laut,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (18/11) oleh Markas AS NAS Whidbey.
”Kami telah mencabut izin pilot awak pesawat yang melakukan hal itu. Kami juga akan melakukan penyelidikian menyeluruh,” sambung pernyataan tersebut.
”Angkatan Laut meminta maaf atas perbuatan tidak bertanggung jawab dan tidak dewasa itu. Permintaan maaf ini untuk siapa pun yang tersinggung dengan tindakan yang tidak dapat diterima ini.”
Wakil laksamana Mike Shoemaker, komandan Pasukan Angkatan Laut, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa anti-Kristus, sophomoric, dan immature yang bersifat seksual tidak memiliki tempat dalam penerbangan AL saat ini.” "Kami akan menyelidiki kejadian ini untuk mendapatkan semua fakta dan bertindak sesuai dengan itu.”
Pesawat yang terlibat adalah pesawat tempur E / A-18 yang ditugaskan ke Pulau Whidbey dan membawa dua orang awak. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
