Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2017 | 07.25 WIB

Jika Tak Cepat Ditangani, Novanto Bisa Game Over, Nih Alasannya!

Kondisi Ketua DPR Setya Novanto tak lama setelah dilarikan ke UGD RS Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam. - Image

Kondisi Ketua DPR Setya Novanto tak lama setelah dilarikan ke UGD RS Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam.

JawaPos.com - Ketua DPR Setya Novanto dikabarkan masih belum sadarkan diri di Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau. Jika saja tidak langsung ditangani Setya Novanto bisa meninggal dunia. Hal itu dikatakan Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi.


Dia mengatakan, Setya Novant‎o mengalami kecelakaan mobil di kawasan Permata Hijau, Jakarta sesaat saat menuju perjalanan ke studio salah satu stasiun televisi di kawasan Kedoya, Jakarta Barat.


Menurut Fredrich, akibat kecelakaan itu tensi Ketua Umum Partai Golkar tinggi. Hal tersebut, diduga ikut membuat kambuh penyakitnya sehingga belum sadarkan diri.


"Dokter bilang karena ini tensi tinggi (belum sadar). Saya minta medical record-nya," ujar Fredrich di lokasi, Kamis (16/11).


Menurut Fredrich, apabila tensi Setya Novanto hanya dibiarkan tanpa adanya satu penanganan. Maka akibatnya bisa fatal. Penyakit-penyakit Setya Novanto bisa kambuh.


"Ini gawat, jadi istilahnya jantung ada titik pembuluh darah gede, nanti bisa mampet. Itu bisa bikin game over," pungkasnya.


Diketahui Setya Novanto mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Permata Berlian, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi B 1732 ZLO yang ditumpanginya menghantam sebuah tiang listrik.


Menurut Kanit Laka Lantas Polsek Jagakarsa AKP Sunarjo, insiden ini berlangsung pada pukul 19.00 WIB. “Saya tadi mau pulang dari polsek, terus dengar di radio kecelakaan di sini saya mampir,” kata dia di lokasi, Kamis (16/11).


Dia mengatakan, mobil yang menghantam tiang itu melaju dari selatan ke utara menuju persimpangan Arteri Permata Hijau. “Tadi dari arah sana ke sini, untuk kecepatannya belum bisa dipastikan berapa,” ucapnya.


Dari keterangan anggota di lapangan, ketika itu Novanto yang merupakan tersangka korupsi e-KTP hanya berdua dengan sopirnya. “Katanya isinya cuma dua orang, dia (Setya) dan sopirnya,” sambung dia.


Sementara pantauan JawaPos.com di lokasi, tiang listrik yang dihantam tidak mengalami kerusakan parah. Hanya ada retak di bagian bawah.


Sejumlah pecahan kaca di lokasi juga tampak berserakan. Aparat kepolisian dari Polres Jaksel dan Polda Metro Jaya sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi.


Sementara Novanto kini masih terbaring lemah di RS Medika Permata Hijau. Dari foto beredar, dia tampak masih belum sadarkan diri.




Ikuti terus perkembangan berita ini di:

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore