Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2017 | 13.30 WIB

Koleksi Megah Desainer Sebastian Gunawan, 25 Tahun Berkarya

Sejumlah Model memperagakan busana rancangan Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese dalam menapaki 25 tahun Sebastian Gunawan Berkarya, Jakarta, Selasa (11/10). - Image

Sejumlah Model memperagakan busana rancangan Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese dalam menapaki 25 tahun Sebastian Gunawan Berkarya, Jakarta, Selasa (11/10).

JawaPos.com - Desainer Sebastian Gunawan menapaki dua puluh lima tahun keragaman dan keindahan berkarya. Menjelajahi kesempurnaan yang muncul dari berbagai unsur yang menjadi satu dalam 82 rancangan, dirangkum sebagai koleksi utuh dan terbaru berjudul Whisper/Roar.


Filosofinya mengandung makna berbisik, semakin nyaring, dan berubah gemuruh seiring perjalanan karya Sebastian Gunawan sebagai label. Barisan koleksi yang dipersembahkan seolah menelisik rancangan sejak semula, semakin berkembang, dan menjadi besar, yang ditandai dengan rancangan-rancangan bersiluet dramatis, detail artistik, serta penggunaan bahan yang diolah kembali dengan sangat menakjubkan.


"Whisper/Roar mengeksplorasi kekayaan romantisme gaya berbusana era tahun 40an, tahun 50an, dan tahun 60an yang menyublim menjadi gaya dengan cita rasa dan aroma sangat masa kini," ujar Sebastian, Rabu (11/10).


1. Inspirasi
Dalam kolaborasinya bersama Cristina Panarese memiliki kecakapan dalam melipat, kecantikan motif serta tekstur yang dihasilkan dari olahannya, hingga keindahan leret warna yang menjadi benang merah koleksi. Ketertarikan itu mempertemukan Sebastian dan Cristina pada eksotisme Asia dalam mengolah detail dengan romantisme busana Eropa yang
memiliki kekayaan tekstil dan tekstur bahan yang begitu variatif.


2. Tawaran Siluet Baru


Lewat peragaan ini Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese ingin memberikan pernyataan mode yang hadir dalam beragam potongan seperti A-line, celana, gaun, jaket pendek, jaket panjang, fitted, duyung, berpadu menjadi koleksi yang sempurna dan subtil. Di sela-sela busana yang ditampilkan di papan peraga itu menyelinap dress jumper bersiluet lurus yang unik karena terlihat seperti gaun panjang saat model yang mengenakan berdiri tegak dan bersalin rupa dalam sekejap menjadi jumper saat model bergerak.


Rancangan juga memanfaatkan ragam bahan yang bertolak belakang, yaitu bahan yang tipis, tebal, kilap, halus, dan kaku, untuk memberi efek berbeda-beda, namun tetap dengan ciri khas label Sebastian Gunawan yang membuat tiap wanita lebih cantik.


Ragam Lengan


Kekuatan koleksi terletak pada saat Sebastian dan Cristina
mengeksplorasi bagian lengan busana. Lengan lurus, bervolume, bertumpuk, pendek, panjang, mengayakan siluet.


Gaya tahun 1940an yang terlihat dalam siluet gaun lurus yang seakan berbisik tenang namun sekaligus meneriakkan tawaran baru lewat detail bergambar malaikat kecil yang tersusun dari butiran swarovski.


Inspirasi gaya New Look tahun 1950an dihadirkan dalam rancangan rok lebar mengembang dari bahan lace kaku berlengan pof yang diperkaya dengan detail pita yang dilipat, ditekuk, dijahit tindas, di sekujur busana.


Penggunaan bahan kaku dan crispy ala tahun 60an, menggenapkan koleksi. Bahan-bahan yang cenderung bernilai vintage, di antaranya Damask (bahan tebal bertekstur dan bermotif dari hasil tenun), Mikado (jenis sutra mewah dan berat yang cocok untuk memberi struktur gaun), Sifon, Lame Matelasse, Lace, Sequin (bahan dengan kepingan-kepingan kecil yang dijahitkan diseluruh permukaannya), hingga sejenis kulit imitasi yang memberi nilai tambah pada penampilan busana.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore