
Syahrini
JawaPos.com - Artis nyentrik Syahrini diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Syahrini didampingi kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea dan adiknya Aisyahrani. Selama lima jam dia dicecar 29 pertanyaan.
Usai penyelidikan, Hotman mengatakan, Syahrini tidak menerima uang sedikitpun dari PT. Anugerah Karya Wisata. Bahkan, Hotman membantah jika Syahrini menjadi ikon maupun endorse First Travel. Namun, ia tidak menampik kalau Syahrini dan keluarganya mendapat fasilitas VVIP saat melakukan perjalanan umroh.
"Syahrini ingin pergi umrah waktu itu, sama keluarga. Keluarga dikasih VVIP dengan imbalan, dia (Syahrini) harus posting dua kali sehari. Kalau ikon secara profesional kan dapet duit, kalau Syahrini ini tidak," kata Hotman usai pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/10).
Hotman membantah jika kliennya menerima uang sebesar Rp 1,3 miliar. Dia memperkirakan, jumlah yang dituduhkan pada Syahrini tersebut adalah estimasi pelayanan yang diterima Syahrini dan keluarganya saat beribadah umrah.
"Itu Rp 1,3 itu dari mana, Syahrini itu dia bayar reguler. Itu adalah estimasi biaya yang dibayarkan First Travel untuk fasilitas (Syahrini dan keluarga), tapi tidak pernah dikasih ke kantong dia," ungkap Hotman.
Menurut Hotman, Syahrini saat melakukan perjalanan ibadah umroh membayar reguler sebesar Rp 167 juta untuk 12 anggota keluarganya. Bahkan, jumlah itu ditambah Rp 30 juta saat asisten Syahrini akan diberangkatkan juga.
"Kalau dijadikan ikon kan gak bayar dong, ini yang Rp 167 juta, ini lah namanya reguler, tur reguler yang dibayar termasuk asistennya untuk umroh, hampir Rp 200 juta," tutur Hotman.
Fasilitas VVIP yang diberikan First Travel, jamaah harus membayar sekitar Rp 53 juta. Sedangkan Syahrini, membayar 167 juta untuk 12 anggota keluarga. Sehingga, jumlah yang harus dibayar satu orang hanya sekitar 14 juta.
Penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada Syahrini pada Rabu (27/9) lalu. Pemeriksaan awal terhadap Syahrini itu hanya berkisar tentang bagaimana proses pemberangkatan umrah yang dilakukannya menggunakan First Travel.
Sedangkan pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan lanjutan usai Syahrini tidak hadir dalam dua pemeriksaan sebelumnya pada Rabu (4/10) dan Kamis (5/10) karena adanya kesibukan pekerjaan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
