Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 September 2017 | 23.46 WIB

Davide Rebellin Juara ITdBI 2017

David Rebellin mengunci gelar juara meski finish di posisi ke-29 pada etape keempat Sabtu (30/9) siang. - Image

David Rebellin mengunci gelar juara meski finish di posisi ke-29 pada etape keempat Sabtu (30/9) siang.

JawaPos.com - Pembalap kawakan Italia Daviede Rebellin keluar sebagai juara baru International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017. Rebellin mengunci gelar juara meski finish di posisi ke-29 pada etape keempat Sabtu (30/9) siang ini.


Pada etape pamungkas ITdBI 2017 ini, para pembalap disuguhi medan flat sepanjang 98.1 kilometer. Etape keempat yang start di Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Tegalsari dan finish di depan Kantor Bupati Banyuwangi ini, menjadi ajang adu kecepatan bari para sprinter.


Setidaknya ada tujuh pembalap yang finish bersamaan di etape keempat. Namun gelar juara di etape terakhir ini menjadi milik pembalap asal Iran yang tergabung di tim Pishgaman Cycling Team Arvin Moazamigodarzi. Ia dinyatakan finish pertama dengan catatan waktu 2 jam 8 menit dan 17 detik.


Di belakang Moazamigodarzi ada nama Marcelo Felipe (7-Eleven Roadbike Philippines), Selamat Juangga (KFC Cycling Team), Nawuti Liphongyu (Thailand Continental Cycling Team), Edgar Nieto (7-Eleven), Ali Khademi (Pishgaman) dan Jay Dutton (ST George Continental Cycling Team).


Selang 28 detik selepas tujuh pembalap yang finish pertama, giliran rombongan besar yang finish secara bersamaan. Di antara mereka ada pemegang yellow jersey Davide Rebellin yang dinyatakan finish pada peringkat 29. Serta Jamal Hibatullah yang finish ke-43.


Hasil balapan di stage keempat tak banyak mengubah klasemen akhir pembalap. Davide Rebellin masih menduduki ranking pertama dengan total waktu 13 jam, 33 menit dan 53 detik. Rebellin dinyatakan sebagai juara baru ITdBI 2017. Rebellin ditempel Amir Kolahdozhagh (Pishgaman Cycling Team) dengan selisih 46 detik. Posisi ketiga diduduki Nuno Victor (Team Sapura Cycling) dengan gap 1 menit dan 43 detik.


Sementara itu sebaran tiga jersey bergengsi lainnya tak mengalami banyak perubahan. Kolahdozhagh masih berhak atas red-polkadot jersey sebagai tanda raja ranjakan. Jamal Hibatullah juga sukses mempertahankan jersey-merah putih simbol pembalap Indonesia terbaik. Sedangkan green jersey menjadi milik Jos Koop asal tim PCS.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore