
PASRAH: Sekjen PSSI Ratu Tisha menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait sanksi pelaku pelemparan petasan yang menewaskan seorang suporter Timnas Indonesia.
JawaPos.com- Pelaku pelemparan petasan yang mengakibatkan satu suporter tim nasional Indonesia tewas seusai laga kontra Fiji, Sabtu lalu (2/9) sudah ditangkap. Pelaku tersebut diketahui berasal dari Solo dengan inisial ARP atau yang akrab disapa Rico.
Nah, kendati perbuatan Rico tersebut telah memakan korban jiwa dan merugikan sepak bola nasional, PSSI tetap memilih bijak. Otoritas tertinggi sepak bola nasional itu tidak mempengaruhi langkah polisi. PSSI tak ingin mendesak pihak berwajib memberikan sanksi berat kepada pemuda berusia 25 tahun itu. ”Kami pasrahkan semuanya kepada pihak berwajib,” kata Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI.
Meski begitu, Tisha berharap, semua suporter bisa bekerja sama dan menumbuhkan kesadaran dalam pribadi masing-masing, bahwa, menyalakan petasan, flare dan sejenisnya dalam stadion adalah tindakan yang sangat berbahaya. Apalagi, semua hal tersebut juga sudah dilarang oleh FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).
Kepolisian di negeri ini juga tidak mengizinkan peredaran petasan. Karena itu, PSSI berharap suporter tak lagi menyalakan petasan atau flare di stadion. Dalam kesempatan tersebut PSSI juga mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian.
”Kami juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang sudah bekerja keras mulai hari kejadian sampai akhirnya bisa menangkap pelakunya,” ujar Tisha. ”Semoga ke depannya sinergi antara kepolisian dan pengamanan internal SSI bisa ditingkatkan untuk sepak bola kita yang lebih baik,” imbuhnya.
Tisha menjelaskan, dari PSSI, area football security dalam laga Indonesia melawan Fiji di Stadion Patriot, Bekasi, 2 September lalu merupakan trial pertama yang mereka coba dengan menggunakan 130 personel terlatih. Para personel itu sudah mereka tempatkan di berbagai titik. Sayang, ada hal tak terduga yang menyebabkan tewasnya Catur Yuliantono.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
