
Bagus NTRL dan Saykoji
JawaPos.com - Dua musisi, Bagus NTRL dan Saykoji berkesempatan menjadi juri lomba akustik bertajuk Indonesia Mendunia. Acara yang diselenggarakan oleh perusahaan kertas nasional, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas itu bersifat online. Tidak hanya via YouTube, peserta lomba juga dipersilakan mengunggah karyanya melalui akun Instagram dan Facebook.
Di laman YouTube APP disebutkan bahwa peserta lomba diwajibkan untuk mengunggah karya berupa penampilan akustik, dengan tema Indonesia Mendunia. Peserta dibebaskan untuk berkreasi dengan berbagai perangkat akustik, mendendangkan lagu yang bertemakan Indonesia Mendunia dengan durasi maksimal 5 menit.
Bagus yang merupakan vokalis band NTRL mengungkapkan bahwa animo peserta lomba cukup membludak. Tercatat 200 lebih peserta mengunggah karya mereka melalui Instagram, 170 melalui akun YouTube, dan sekitar 100 peserta berpartisipasi melalui Facebook. Keikutsertaan mereka dapat ditelusuri dengan hashtag #IndonesiaMendunia.
"Bagus banget animonya, banyak banget yang kirim video ternyata. Ini membuktikan ternyata di luar sana seniman banyak banget bukan cuma kita saja,” kata Bagus NTRL kepada JawaPos.com, Senin (4/8).
Sementara itu Saykoji menilai, ajang lomba akustik ini bisa menjadi wadah baru untuk anak muda yang mrmiliki karya.
"Banyak orang yang dulunya nggak punya kesempatan untuk diperhatikan sama industri, tapi mempunyai talenta. Kompetisi ini ngasih wadah supaya mereka juga punya kesempatan untuk dilihat," jelasnya.
Berbagai gaya, genre, serta alat musik secara kreatif ditampilkan para peserta dalam lomba Indonesia Mendunia. Ada yang memakai alat musik standar seperti gitar, harmonika, dan sejenisnya, ada yang ber-acapella ria, hingga memanfaatkan benda-benda sekitar seperti peralatan dapur untuk dijadikan instrumen musik.
Setelah melakukan penjurian, Bagus NTRL dan Saykoji akhirnya menetapkan juara pertama, kedua, ketiga, dan juara favorit.
Pengumuman seputar Lomba Akustik ini disampaikan lewat kanal YouTube resmi APP, Asia Pulp & Paper Indonesia. Juara pertama diraih oleh peserta atas nama Putra Unyil, juara kedua oleh Rezky Kindo, juara ketiga yakni Gandung Bagas, serta juara favorit Fadil Muhammad.
"Juara pertama ada ngerapnya, ada nyanyinya juga, dan itu perlu kreatifitas yang tinggi menurut gue. Bukan cuma sekadar puitis, namun juga bisa simplify sesuatu yang sangat Indonesia bisa menjadi sebuah keseruan,” ungkap Saykoji.
Kedua musisi kenamaan ini berharap lomba seperti ini terus bisa dilaksanakan. Apalagi diselenggarakan oleh perusahaan swasta sebagai sumbangsih terhadap perkembangan industri muaik.
"Gue apresiasi APP dalam memberikan wadah bagi para anak muda yang punya bakat seni untuk berekspresi lewat kompetisi ini, sehingga makin dikenal dan dilihat," ucap Bagus NTRL.
"Sangat dibutuhkan perusahaan-perusahaan yang peduli tidak hanya sekadar profit perusahaan, tapi juga melihat profit bangsanya. Itu menjadi nilai plus," tutup Saykoji.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
