
Ilustrasi:Penyidik KPK memperlihatkan barang bukti uang suap Ketua DPRD Banjarmasin, beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Tertangkapnya Wali Kota Cilegon, Banten, berinisial IA seolah penanda bahwa politik dinasti rentan berujung dengan kasus korupsi. Diketahui, IA merupakan anak dari mantan Wali Kota Cilegon Almarhum Aat Syafa'at yang menjabat dua periode yakni 2000-2005 dan 2005-2010.
Sebelum IA, sejumlah kepala daerah eksis dalam politik dinasti yang akhirnya menjadi pasien Komisi Pemberantasan Korupsi. Siapa sajakah mereka?
1. Mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
Politik dinasti Atut bisa jadi yang paling ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, trah dinasti politik Ratu Atut kian eksis sejak dia menjabat Gubernur Banten 2007-2012. Sejak menjadi orang nomor satu di Banten itulah, satu per satu anggota keluarga besar Atut masuk ke politik praktis. Diawali kemunculan Airin Rachmi Diany, adik ipar Atut, dalam Pilkada Kabupaten Tangerang 2008. Istri Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan (adik Atut) itu jadi calon wakil bupati mendampingi Jazuli Juwaini dari PKS. Namun, pasangan ini dikalahkan pasangan petahana, Ismet Iskandar-Rano Karno.
Tahun yang sama, adik tiri Atut, Tubagus Haerul Jaman, maju sebagai calon wakil wali kota Serang berpasangan dengan Bunyamin (mantan Bupati Serang) dan menang. Kurang dari tiga tahun berkuasa, 1 Maret 2011, Bunyamin meninggal dunia. Jaman lalu diangkat menjadi Wali Kota Serang. Saat Pilkada Kota Serang 2013, ia kembali mencalonkan diri dan menang.
Tahun 2010, adik Atut, Ratu Tatu Chasanah, mengikuti Pilkada Kabupaten Serang. Ia terpilih jadi Wakil Bupati Serang 2010-2015 mendampingi Taufik Nuriman.
Airin yang gagal di Pilkada Kabupaten Tangerang coba peruntungan di Pilkada Kota Tangerang Selatan 2010. Airin yang berpasangan dengan Benyamin Davnie terpilih sebagai Wali Kota Tangerang Selatan 2011-2015.
Atut kemudian mendekam di penjara karena tersandung kasus dugaan suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, M Akil Mochtar terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten. Kasus itu pun menyeret sang adik, Wawan. Selain itu, Atut juga dijerat kasus korupsi pengadaan alkes serta pemerasan di Pemprov Banten.
2. Mantan Bupati Tanah Laut Adriansyah
Akhir 2015 lalu, mantan Bupati Tanah Laut Adriansyah divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dengan pidana penjara tiga tahun dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Adriansyah terbukti bersalah menerima suap dari Direktur PT Mitra Maju Sukses, Andrew Hidayat terkait izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Adriansyah pun mewariskan dinasti politiknya kepada sang anak Bambang Alamsyah sebagai Bupati Tanah Laut 2014-2019. Nama Bambang pun pernah disebut-sebut dalam sidang pernah turut menerima uang dari perantara suap sang ayah, seorang polisi bernama Agung Krisdiyanto.
3. Suami-Istri Atty Suharty dan Itoch Tochija
Wali Kota Cimahi Atty Suharty periode 2012-2017 dan suaminya Wali Kota Cimahi 2002-2012 M Itoch Tochija terjerat kasus suap terkait proyek Pasar Atas Baru Cimahi itu. Perkara ini diawali Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 1 Desember 2016 terhadap Atty, Itoch, dan dua orang pengusaha yaitu Triswara Dhanu Brata dan Hendriza Soleh Gunadi.
Triswara dan Hendriza menyuap Atty dan Itoch sebesar Rp 6 miliar dari nilai proyek Rp 57 miliar. KPK juga menyita buku tabungan Itoc yang di dalamnya ada bukti penarikan dana Rp500 juta serta sisa cek.
Diketahui, meski Atty telah menggantikan suaminya sebagai wali kota, namun Itoch selalu berpengaruh dalam pengambilan kebijakan untuk pemerintahan Kota Cimahi di masa kepemimpinan Atty.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
