
Photo
JawaPos.com-Sejak awal 2022, ekosistem startup Indonesia banyak yang sudah mulai gelagapan menyusun berbagai strategi agar bisa bertahan. Namun demikian, strategi saja nyatanya tidak cukup mampu membuat perusahaan rintisan bertahan. Buntutnya, banyak startup melepas karyawan mereka.
Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di bidang startup, khususnya startup digital akhirnya tidak terelakkan. Meski 2022 merupakan tahun yang berat bagi startup, Sinar Mas yang diketahui getol "bagi-bagi" duit ke startup mengaku tidak takut untuk terus menyuntikkan dana segar ke perusahaan-perusahaan rintisan yang dianggap potensial.
Grup ini diketahui berencana untuk berinvestasi di lebih banyak sektor perusahaan rintisan. Anak usaha Sinar Mas di bidang properti, Sinar Mas Land misalnya, perusahaan ini membidik startup di sektor yang sama yakni properti berbasis teknologi atau proptech.
’’Ini salah satu upaya kami dalam transformasi township menjadi integrated smart digital city," kata Chief Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap kepada awak media di markas mereka di kawasan BSD, Tangerang, Rabu (26/10).
Sinar Mas Grup juga diketahui memiliki unit bisnis di bidang investasi yakni Living Lab Ventures. Partner Living Lab Ventures Bayu Seto menyampaikan, ide transformasi digital menjadi mandat perusahaan di bidang properti.
"Kami yang jelas berinvestasi ke perusahaan teknologi yang bisa memecahkan masalah di ekosistem dan tentunya memberikan nilai tambah kepada stakeholder Sinar Mas Land," kata Bayu.
Dirinya menambahkan, hal itu bertujuan agar perusahaan bisa tumbuh berkelanjutan. Chief Transformation Officer Sinar Mas Land Mulyawan Gani dalam kesempatan yang sama bilang, langkah perusahaan menyuntik modal startup merupakan bagian dari upaya transformasi ekosistem digital. "Ini (Living Lab Ventures) merupakan investment arm yang kami siapkan untuk mendorong inovasi teknologi melalui percepatan dan pendanaan startup di Indonesia," terang dia.
Dia juga menyampaikan kalau pengembangan proptech merupakan salah satu upaya yang dilakukan Sinar Mas Land dalam transformasi township kami menjadi integrated smart digital city. "Bukan hanya dari segi fisik atau keterbangunan, kami juga mendorong pertumbuhan startup khususnya bidang proptech yang erat kaitannya dengan bidang usaha Sinar Mas Land," tandasnya. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
