
BISA KREDIT: Calon pembeli melihat-lihat rumah contoh di Citra Harmoni, Sidoarjo, pada Minggu (20/10). (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Membeli rumah di era sekarang tampaknya menjadi hal yang cukup sulit diwujudkan, terutama bagi generasi milenial yang gajinya pas-pasan. Tak heran bila memilih tinggal di rumah sewa atau sharing apartemen demi menghemat pengeluaran.
Tapi, mau sampai kapan mengontrak terus? Biarpun harganya selangit, rumah tetap menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap orang. Ada banyak cara yang bisa diterapkan agar keinginan untuk punya rumah bisa segera terwujud. Tak sulit, setidaknya ada 8 cara dapatkan harga miring dari rumah yang ingin Anda beli seperti dikutip dari Cermati.com, Senin (11/11).
1. Belilah Rumah yang Belum ‘Launching’
Sudah bukan rahasia lagi jika harga rumah yang sudah di-launching cenderung lebih tinggi dibanding yang belum diumumkan. Maka carilah rumah yang sama sekali belum launching.
Dengan kata lain rumah tersebut masih dalam tahap mencari investor yang ingin menanamkan modalnya untuk proses pembangunan rumah. Harga rumah yang sama sekali belum jadi tentu lebih murah dibandingkan rumah yang sudah siap dihuni.
Mencari rumah tipe seperti ini tidaklah sulit, tapi juga tidak mudah. Kuncinya yaitu perbanyak networking atau jaringan pertemanan saja. Sebab informasi mengenai launching perumahan baru biasanya tidak diinformasikan secara publik, melainkan hanya di kalangan tertentu saja.
Jika Anda memiliki kenalan yang bekerja sebagai kontraktor, cobalah untuk banyak bertanya kepadanya. Besar kemungkinan kontraktor mengetahui sedikit tidaknya mengenai rencana pembangunan perumahan di wilayah tertentu.
2. Beli Rumah Subsidi Pemerintah
Berbahagialah yang gajinya pas-pasan karena peluang untuk punya rumah akan semakin besar. Saat ini, pemerintah sedang gencar-gencarnya membangun rumah subsidi yang ditujukan untuk pegawai atau karyawan yang bergaji rendah.
Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan salah satu rumah subsidi ini. Untuk urusan harga, sebaiknya jangan khawatir. Rumah subsidi dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu berkisar antara Rp 100-Rp 200 juta per unitnya.
Menariknya lagi, rumah subsidi juga bisa dicicil hingga tenor belasan tahun. Pilih tenor cicilan yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Dengan demikian, proses pembayaran cicilan pun bisa lancar setiap bulannya.
3. Beli Rumah saat ‘Sale’ atau Promo
Beberapa developer sering mengadakan sale untuk rumah tipe tertentu. Nah, manfaatkan sale ini dengan bijak untuk mendapatkan rumah yang selama ini kamu impi-impikan.
Jadi, Anda tidak perlu mengontrak rumah dalam waktu yang lebih lama. Memang, program sale seperti ini jarang sekali diadakan. Kalaupun ada, jumlah unit yang ditawarkan sangatlah terbatas. Siapa cepat, dialah yang akan duluan dapat. Maka dari itu, cobalah untuk selalu siaga selama proses hunting rumah yang diimpikan.
Apabila hunting diadakan, setidaknya Anda bisa ikut berburu. Buat urusan jadi membeli atau tidak, jangan terlalu dipikirkan. Intinya Anda sudah tahu mengenai kisaran rumah dan fasilitasnya. Ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk hunting rumah sale di kesempatan berikutnya.
4. Cari Lokasi yang Jauh dari Kota
Lokasi sangat mempengaruhi harga jual rumah. Jika Anda menginginkan harga murah, carilah rumah yang letaknya agak jauh dari daerah perkotaan. Misalnya untuk daerah Jabodetabek, Anda bisa mencari rumah di daerah Tangerang, Bogor, ataupun Bekasi yang harganya tidak semahal di Jakarta.
Meskipun harganya terjangkau, tetapi fasilitas yang bisa didapatkan tidak kalah bagusnya dengan rumah-rumah yang dijual di Jakarta. Jadi, Anda tidak perlu khawatir mengenai hal ini.
Intinya, ketahui dulu rumah seperti apa yang Anda inginkan. Dengan demikian, proses mencari rumah pun menjadi lebih mudah buat Anda.
5. Incar Rumah yang ‘Over’ Kredit
Pernah mendengar istilah rumah over kredit sebelumnya? Over credit biasanya ditujukan untuk rumah yang tidak sanggup dilunasi oleh pembeli sebelumnya. Jadi sisa pembayaran akan ditanggung seluruhnya oleh orang yang ingin membeli rumah tersebut. Membeli rumah over credit cukup menguntungkan, terutama kalau sisa tenor pembayaran hanya 4-5 tahun lagi.
Dengan demikian, total yang perlu Anda bayarkan tentu lebih sedikit dari apa yang
diperkirakan sebelumnya. Meski begitu, Anda tetap harus menyediakan sejumlah uang dulu sebelum mengambil alih rumah.
Modal ini meliputi biaya uang muka atau DP dan pemakaian jasa notaris untuk proses pemindahtanganan kepemilikan rumah. Pastikan segala dokumen secara lengkap Anda dapatkan.
6. Beli Rumah dari Pemiliknya Langsung
Mau harga rumah yang lebih miring lagi? Hindari membeli rumah yang dijual oleh pihak ketiga karena harga jualnya sudah dinaikkan terlebih dahulu. Adanya selisih harga jual rumah seperti inilah yang menjadi keuntungan buat pihak ketiga nanti. Cobalah untuk membeli rumah langsung dari pemiliknya.
Kontak pemilik rumah bisa Anda dapatkan dari papan atau selembar kertas yang dibiarkan menempel di pagar atau dinding rumah. Jika sudah mendapatkan kontak pemilik, segera hubungi agar Anda tidak berebut dengan orang lain yang juga menginginkan rumah tersebut.
Jika memungkinkan, negosiasikan harga jual rumah itu demi mendapatkan best deal atau harga terbaik. Setidaknya bila bernegosiasi dengan pemiliknya langsung memungkinkan untuk mendapatkan harga lebih murah.
7. Ikuti Pameran Properti Sesering Mungkin
Kota-kota yang sedang dalam proses pembangunan pasti sering mengadakan acara pameran penjualan rumah. Nah, tugas Anda adalah mengikuti pameran yang diadakan developer sebanyak mungkin.
Siapa tahu ada rumah yang berhasil menarik perhatian Anda kala mengikuti pameran tersebut. Tenang, pameran ini biasanya diisi oleh beberapa developer sekaligus. Jadi banyak tipe rumah yang bisa dijadikan pilihan. Pilihlah rumah yang sekiranya pas dengan kondisi keuanganmu kala itu.
Informasi mengenai pameran bisa diketahui lewat internet, media sosial, baliho, atau iklan yang tertempel di tepi jalan raya. Pastikan Anda sudah menyisihkan waktu sebelum mengikuti pameran. Sebab, pameran seperti ini biasanya menyita waktu dan tenaga.
8. Manfaatkan Semua Media Informasi
Tidak hanya media cetak saja, media lain seperti elektronik juga harus dimanfaatkan. Di media ini, Anda bisa menemukan banyak sekali informasi berupa aktivitas selling atau penjualan yang dilakukan oleh suatu developer.
Semakin banyak informasi yang diperoleh, maka kesempatan untuk mendapatkan rumah idaman pun akan semakin besar. Sebab dari sekian banyak developer yang menjual rumah, setidaknya ada stau atau dua rumah yang menarik buat Anda.
Luangkan waktu khusus untuk memaksimalkan informasi dari developer yang ada. Bila perlu, cek satu per satu media sosialnya agar Anda tidak ketinggalan berbagai informasi menarik terkait properti yang mereka tawarkan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
