
Photo
JawaPos.com - Industri properti tahun ini menunjukkan potensi yang tinggi. Meski dipenuhi dengan hambatan, pelaku bisnis optimistis puncak siklus tak bisa lagi dibendung. Mereka memprediksi penjualan rumah bisa tumbuh minimal 50 persen.
CEO Galaxy Property Kennard Nugraha menyatakan, kinerja penjualan properti memang mengalami arus pertumbuhan yang cukup signifikan. Terutama pasar rumah secondary. Tahun lalu pihaknya mencatat kenaikan sebanyak tiga kali lipat jika dibandingkan dengan penjualan selama 2020.
"Pada pasar rumah bekas sendiri, kami sudah mencatat penjualan lebih dari Rp 3 triliun," paparnya setelah Annual Awarding Night Galaxy Property Rabu (30/3).
Kenaikan tersebut didorong investor yang bermain di pasar secondary. Tahun lalu 60 persen pembeli adalah investor. Berbeda dengan pasar primary yang menggantungkan penjualan terhadap end user.
Kondisi tersebut, lanjut dia, dirasa bakal berlanjut tahun ini. Pasar rumah baru bakal didorong dengan program pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) serta insentif lainnya. Salah satunya, suku bunga kredit perbankan yang terendah dalam satu dekade terakhir.
"Untuk pasar secondary, saya rasa investor masih mencari kesempatan untuk membeli properti sebelum harga memuncak," tuturnya.
Oleh karena itu, dia optimistis pasar primary maupun secondary naik 50 persen. Bahkan, rumah second bisa hingga 100 persen mengingat masih banyak stok rumah bekas dengan harga cukup baik.
Di wilayah Jawa Timur, Sidoarjo dan Gresik masih menjadi lokasi paling dicari. Terutama untuk konsumen end user. Sebab, harganya masih terjangkau dan memiliki akses cepat ke Surabaya.
"Saat ini rata-rata segmen rumah yang laku masih Rp 1 miliar. Pengembang mengakali produk dengan ukuran minimal seperti 6 x 12 meter," ucapnya.
Untuk menyambut arus tersebut, perusahaan konsultan properti itu memperkuat SDM. Selama pandemi, pihaknya sudah menambah empat kantor baru untuk memperluas jangkauan.
Tambahan tersebut membuat total kantor perwakilan mencapai 31 lokasi. Pihaknya juga memperkuat pemasaran digital.
"Kalau dulu, mungkin cukup pasang banner. Kalau sekarang, jelas tidak bisa," imbuhnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
