
Dukung Pengawasan Digital MBG, Uya Kuya Ajak Semua Sektor Bantu Sukseskan Supaya Merata. (istimewa)
JawaPos.com – Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama atau Uya Kuya mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendukung dan menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya bisa merata dan dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan.
Ajakan tersebut disampaikan Uya Kuya saat kegiatan sosialisasi Program MBG yang digelar Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Masjid Jami’ Ni’matul Ittihad, Jakarta Selatan. Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan BGN Muhammad Iqbal Salim serta ratusan warga setempat.
Uya Kuya menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, program ini penting untuk memastikan anak-anak usia sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari.
“MBG adalah upaya strategis pemerintah untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045, sehingga diperlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” ujarnya, Kamis (12/3).
Uya menerangkan, program MBG dirancang untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, yang diharapkan dapat menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan pemenuhan gizi yang baik, generasi muda diharapkan memiliki fondasi kesehatan yang kuat dalam menghadapi masa depan.
Selain berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, Uya menyebut bahwa program tersebut juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi daerah. MBG membuka peluang keterlibatan berbagai sektor, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku usaha makanan dan minuman melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.
Melalui pengelolaan yang terstruktur serta dukungan sistem digital untuk pengawasan penggunaan anggaran, ia meyakini bahwa program MBG dapat memastikan penyaluran bantuan gizi berjalan tepat sasaran.
Di sisi lain, Uya meyakini langkah tersebut juga berpotensi menciptakan pasar baru bagi produk pangan lokal sekaligus membuka peluang lapangan kerja di berbagai daerah.
