
Anggota Baleg DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Hj. Selly Andriany Gantina. (Istimewa)
JawaPos.com - Insiden penyerangan terhadap Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Padang, Sumatera Barat, menuai kecaman keras. Salah satunya datang dari Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Komisi VIII DPR RI, Hj. Selly Andriany Gantina.
Politisi perempuan ini menyebut insiden tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip kebhinekaan dan kebebasan beragama di Indonesia. Selly menyesalkan tindakan kelompok yang merusak GKSI saat anak-anak tengah menjalankan kegiatan keagamaan.
“Peristiwa yang menimpa GKSI di Padang benar-benar merusak prinsip Bhineka dan toleransi beragama,” ujar Selly, Selasa (29/7).
Video pengerusakan GKSI viral di media sosial dan memantik reaksi publik. Insiden ini berlangsung saat situasi gereja sedang kondusif dan diisi oleh aktivitas anak-anak.
Selly mengutip pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani soal pentingnya menjamin kebebasan beragama. Ia pun mendorong aparat penegak hukum segera turun tangan.
“Negara harus hadir secara tegas dalam menjamin keamanan tempat ibadah dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang turut menjadi korban dalam peristiwa ini,” tegasnya.
Selain menekankan penegakan hukum, Selly juga mengajak semua pihak menahan diri dan menjaga ruang damai antarumat beragama.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa harmoni sosial tidak terjadi begitu saja, melainkan perlu dibangun terus melalui dialog, edukasi, dan komitmen kolektif untuk menjaga ruang-ruang hidup bersama,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya pendampingan untuk anak-anak yang menjadi korban. Pemulihan fisik dan batin harus menjadi prioritas agar trauma tidak berkepanjangan.
Selly juga menyoroti bahwa insiden serupa telah terjadi di berbagai daerah, bukan hanya di Padang. Menurutnya, ini menjadi alarm bagi semua pihak agar memperkuat kembali semangat pluralisme.
“Para pemimpin dan seluruh stakeholder bangsa harus mampu bersikap bijak, tidak terpancing oleh provokasi, serta bersama-sama memperkuat komitmen kebangsaan yang menjamin rasa aman dan adil bagi semua warga negara, tanpa terkecuali,” imbuhnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
