
Anggota DPR terpilih masa bakti 2024-2029 Verrell Bramasta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengirimkan anak-anak 'nakal' pengguna narkoba, pelaku pelecehan seksual, bullying, tawuran, geng motor, hingga mereka yang suka mabuk-mabukan ke barak militer mendapat respons beragam dari masyarakat. Ada yang setuju, ada yang setuju dengan memberikan masukan, ada pula yang tidak setuju atas program tersebut.
Anggota DPR Komisi X Verrell Bramasta sempat ikut berkomentar atas program tersebut. Dia merekomendasikan agar proses pendisiplinan para siswa ala militer dapat dibarengi dengan pendekatan psikologis terhadap anak-anak yang bermasalah.
Hal itu supaya pendisiplinan terhadap para siswa tidak hanya menyentuh anak secara fisik, tapi juga menyentuh dimensi psikologis dan juga spiritual mereka. Dengan demikian, akan membentuk karakter anak-anak yang terbiasa disiplin secara fisik dan juga tangguh.
Namun sayangnya usulan Verrell Bramasta justru disalahpahami Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Dia berasumsi bahwa Verrell tidak setuju atas program tersebut. Dia pun berkomentar sinis kepada putra Venna Melinda.
"Ya ampun mas, mas. Mas kan dapil sini mendingan turun deh mas, lihat langsung deh daripada berwacana. Pro kontra kekhawatiran orang tua yang mana mas ? Ini orang tuanya nitipin, semua senang dititipin di sini. Gini deh mas, ini kan ada yang mau masuk 30, mas bagi dua aja deh. Mas 15, saya 15. Yang 15 dengan cara mas, yang 15 kita lanjutkan dengan cara kita bina di barak militer. Yuk, om Zen tantangin,” katanya.
Baca Juga: Dikunjungi Dedi Mulyadi, Remaja Perempuan Ini Akui Lebih Betah di Barak Militer Ketimbang di Rumah
Pernyataannya disalahpahami oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Verrell Bramasta memberikan klarifikasi melalui sebuah video yang diunggah akun Instagram resmi Partai Amanat Nasional. Dalam video itu, Verrell menegaskan bahwa dirinya tidak kontra atas program Dedi Mulyadi mengirimkan anak-anak nakal ke barak militer.
"Perihal isu yang sedang ramai digoreng saat ini, saya hanya ingin meluruskan bahwa tidak ada sedikitpun di dalam video saya bahwa saya kontra terhadap sebuah kebijakan yang ada di Dapil saya. Saya anjurkan teman-teman semua kalau melihat video atau menerima pesan dilihat secara keseluruhan," ungkap Verrell.
Menurut dia, apa yang dia ungkapkan sebelumnya hanya ingin memberikan sumbangsih saran dan masukan sekaligus membantu menyuarakan suara mereka yang memiliki pandangan berbeda. Bahwa pendisiplinan terhadap siswa-siswa nakal juga bisa dengan pendekatan psikologis dan spiritual.
"Ambil saja itu sebagai bahan pertimbangan untuk koreksi dan sempurnakan programnya. Saya kira saat ini kita tidak perlu berkompetisi di sini untuk menunjukkan siapa yang paling kerja, karena semua sudah ada porsinya masing-masing. Kalau ada satu atau dua pihak yang merasa tersinggung, saya anggap mungkin mereka lagi banyak pikiran," kata Verrell.
Pada kolom komentar, banyak netizen yang justru membela Verrell Bramasta dan menganggap Om Zein tidak memahami secara utuh konteks pembicaraan Verrell.
"Mengkritik boleh saja asal tahu konteksnya apa, jangan minim literasi kek bapak bupati itu, melihat setengah, eh nggak, secuil video saja, statement yang nggak relevan sama konteks yang Verrel sampaikan," komentar salah satu netizen.
"Bupati pansos dan minim literasi diam kau!l sana beli dulu pulsa , nontnon video full, baru pencitraaan. Dasar mau sok jadi KDM tapi gagal ! @omzein_ bupatiaing,"komentar yang lainnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
