Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 November 2023 | 00.33 WIB

Kepala BKKBN Pastikan Jika Program KB Berjalan Maka Stunting Turun

Sementara itu, menyinggung masalah unmet need alias tidak terpenuhinya kebutuhan ber-KB, Hasto mengungkapkan fakta yang terjadi di lapangan. Sebab, diketahui, rata-rata kalau saya tanya ke PUS yang tidak ber-KB kemudian hamil, dia bilang kebobolan, tidak sengaja. 

"Ini masuk ke Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), di Jawa Tengah setiap 100 orang hamil ada 16 kasus KTD. Maka hari ini kita workshop unmetmeed agar antara kebutuhan dengan pelayanan bisa matching," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, rencana strategis BKKBN 2020-2024 tertuang prioritas target pencapaian antara lain penurunan angka unmet need KB dari 6,82 persen pada 2020 menjadi 4,48 di 2024, prevalensi kontrasepsi modern dari 63,93 persen menjadi 65,7 persen, dan penurunan Total Fertility Rate (TFR) dari 2,05 menjadi 1,94.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore