
Massa aksi buruh tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja memadati Jalan Raya Bandung–Garut, Kabupaten Bandung, Selasa (6/10). Bagus Ahmad Rizaldi/Antara
JawaPos.com - Aspirasi elemen buruh dan masyarakat yang menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU diabaikan oleh DPR. DPR tetap tancap gas dan mengesahkan menjadi UU. Sehingga ada anggapan tingkat kepercayaan publik akan menurun, terhadap para anggota dewan yang tidak mendengarkan suara rakyat tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin mengatakan secara gamblang, anggota dewan yang tidak mendengarkan aspirasi publik untuk tidak dipilih lagi pada Pemilu 2024.
"Ya kalau nanti tidak percaya nanti pada saat Pemilu tidak dipilih. Nanti pada saat Pilkada untuk tidak memilih partai-partai itu," ujar Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/10).
Namun sepanjang masyarakat kembali memilih anggota-anggota dewan tersebut pada Pemilu 2024. Maka mereka akan kembali masuk ke parlemen. Sehingga masyarakat harus menentukan siapa yang cocok untuk dipilih.
Baca juga: Alasan Demokrat dan PKS Tolak RUU Omnibus Law Ditetapkan jadi UU
"Sepanjang rakyatnya memilih di tahun 2024 dia akan masuk lagi di dalam parlemen kan begitu. Yang menilai itu masyarakat," ungkapnya.
Sebelumnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja sudah disahkan menjadi UU oleh para anggota dewan pada rapat paripurna Senin (5/10) kemarin.
Dari pengesahan tersebut setidaknya ada dua fraksi yang melakukan penolakan Omnibus Law disahkan menjadi UU. Itu adalah Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Selain itu elemen buruh juga menolak pengesaha UU Omnibus Law tentang Cipta Kerja tersebut. Sebagai bentuk penolakannya, buruh melakukan mogok kerja nasional tertanggal dari 6-8 Oktober 2020.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=U0OHnZ1sgYY&ab_channel=jawapostvofficial

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
