
Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto saat berada di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019). FOTO: MIFTAHULHAYAT/ JAWA POS
JawaPos.com – Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto memimpin rapat pleno di Gedung Granadi, Jakarta, kemarin (8/7). Meski merupakan rapat perdana setelah Pemilu 2019, sejumlah kebijakan penting dikeluarkan dalam rapat tersebut.
Salah satunya memecat sejumlah kader yang dinilai membangkang dengan mendirikan Presidium Penyelamat Partai Berkarya (P3B) yang mendesak untuk mempercepat musyawarah nasional luar biasa (munaslub).
Tommy Soeharto mengaku sangat menyayangkan gerakan itu. Langkah tersebut, kata dia, tidak seharusnya dilakukan dalam merespons dinamika yang terjadi di internal partai. Dia menilai itu sebagai langkah tidak produktif sejumlah kader. ”Ini ironis sekali,” kata Tommy.
Dia mengetahui bahwa P3B yang mendesak munaslub digagas beberapa pengurus DPP. Juga, ada oknum majelis tinggi Partai Berkarya. Bahkan, selain mendorong munaslub, mereka membekukan kepengurusan Partai Berkarya yang sah di bawah kepemimpinannya. ”Tidak seharusnya ini terjadi. Padahal, kan masalah ini bisa dibicarakan dengan baik,” imbuh putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu.
Sebelumnya, sejumlah kader Partai Berkarya membentuk Presidium Penyelamat Partai Berkarya (P3B) untuk mempercepat munaslub. Forum itu digagas Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang pada 12 Maret lalu di Jalan Brawijaya IX, Jakarta Selatan.
Dia mengklaim wacana munaslub didukung 2/3 pengurus pusat dan daerah. Salah satu alasan pendirian forum itu adalah Partai Berkarya gagal mencapai parliamentary threshold atau ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2019. Selain itu, kondisi partai setelah Pemilu 2019 dianggap tidak kondusif dengan sejumlah permasalahan internal, baik di pusat maupun daerah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=spV_Eut9srw
https://www.youtube.com/watch?v=stALfR9D_RA
https://www.youtube.com/watch?v=IuNQisNiKjs

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
