Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juli 2018 | 17.11 WIB

Lakukan Terobosan Baru, Begini Cara PSI Tentukan Nomor Urut Caleg

Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan sejumlah kadernya saat mendaftarkan calegnya di KPU, Jakarta, Selasa (17/7) - Image

Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan sejumlah kadernya saat mendaftarkan calegnya di KPU, Jakarta, Selasa (17/7)

JawaPos.com - Dalam penentuan nomor urut calon legislatif (caleg) partai politik kerap kali menggunakan metode kemungkinan raihan suara terbanyak. Sehingga calon dengan potensi kemenangan tertinggi akan mendapat nomor urut 1. Namun sistem ini tidak diterapkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk pileg 2019.


Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PSI, Sumardy mengatakan, partainya telah membuat terobosan baru. Dalam penentuan urut diundi secara acak. Tidak menggunakan metode raihan suara terbanyak.


"Bagaimana PSI menawarkan tradisi baru dalam penentuan nomor urut, di mana kami mengundi, sehingga setiap orang punya kesempatan yang sama," ungkapnya di Kantor Pusat KPU Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).


Tujuan penerapan sistem sebagai bahan pembelajaran bagi masyarakat maupun caleg itu sendiri. Menurutnya tingkat keterpilihan seseorang tidak bisa ditentukan oleh nomor urut, melainkan masyarakat harus mengenal betul caleg yang dipilihnya.


Sementara itu caleg PSI diharapkan memiliki persepsi berbeda. Bahwa keterpilihannya bukan karena nomor urut, melainkan mereka harus menawarkan program kerja yang relevan dengan daerah pemilihan (dapil) masing-masing.


"Nah yang paling penting kenapa diundi, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa memilih caleg itu bukan sekedar memilih nomor, tapi kita harus kenal betul orangnya," jelas Sumardi.


"Jangan datang ke TPS cuma misalnya mau memilih nomor urut 1, padahal belum tentu itu yang paling bagus," sambungnya.


Di sisi lain Ketua Umum PSI, Grace Natalie menyebut penerapan sistem ini membawa dampak positif. Sebanyak 20 persen caleg perempuan PSI yang tersebar di 80 dapil mendapat nomor urut unggulan yaitu nomor 1.


"Nomor urut di PSI itu dilakukan dengan pengundian, dan dari situ ada 20 persen caleg perempuan yang dapat nomor urut 1," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore