
Ilustrasi
JawaPos.com - Fraksi Partai Demokrat mengusulkan diadakannya hak angket guna menyelidiki skandal penyadapan pembicaraan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dengan Rois Aam Nahdlatul Ulama Kiai Haji Ma'aruf Amin. Pasalnya, mereka menilai penyadapan itu bentuk pelanggaran terhadap konstitusi dan UU ITE.
Kata Anggota Fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman, dengan hak angket tersebut, DPR dengan fungsi pengawasan yang melekat padanya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang melakukan dan apa sebenarnya yang menjadi motif dilakukan penyadapan.
"Tindakan memata-matai dan tindakan menyadap pembicaraan lawan politik dengan motif politik adalah kejahatan berat, oleh sebab itu DPR dengan hak angket meminta pertanggungjawaban pemerintah," tegasnya melalui pesan singkat, Kamis (2/2).
Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama dan penasehat hukumnya mengatakan memiliki bukti adanya pembicaraan antra Presiden RI ke-6 dengan Ketua MUI Ma'aruf Amin ketika persidangan dugaan penistaan agama pada Selasa (31/1). Data yang diungkapkan pria yang akrab disapa Ahok tersebut menurut Benny membuktikan telah terjadi penyadapan
Namun, belum diketahui data transkrip tersebut apakah hasil penyadapan yang dia lakukan sendiri atau dilakukan institusi negara. Ditengarai data transkrip tersebut berada dari institusi negara dan kata Benny, patut diduga telah terjadi konspirasi jahat guna menjatuhkan lawan politik yang pada saat ini berada di luar pemerintahan.
Wakil Ketua Komisi III DPR itu menuturkan, kegiatan memata-matai lawan politik dengan melakukan penyadapan pembicaraan dan kegiatan guna mengetahui strategi politik lawan adalah kejahatan yang merusak demokrasi di negara yang beradab. "Kita tegakkan kebenaran dan keadilan," tegas Benny.
Dia menuturkan, Fraksi Partai Demokrat kini tengah mempersiapkan hak angket tersebut dan dalam waktu segera akan diajukan kepada pimpinan dewan. "Nanti sedang konsolidasi. Kami akan cari minimal 25 anggota dengan lebih dari satu fraksi," pungkas legislator asal NTT itu. (dna/JPG)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
