
Ilustrasi
JawaPos.com - Keinginan PDI Perjuangan untuk menempati kursi pimpinan DPR melalui revisi UU MD3 masih menyisakan polemik. Pasalnya, Partai Gerindra dan PKB menginginkan pula haknya seperti partai berlambang banteng itu.
Partai Gerindra misalnya, mereka menginginkan kursi di pimpinan MPR. Kata Desmond Junaidi Mahesa, permintaan itu hal yang wajar berdasarkan asas keadilan. Bahwa mereka juga partai pemenang pemilu.
"Tapi kalau ini dibongkar, oke lah asas keadilannya juga diperlakukan. Gerindra dan PKB dapat proporsi yang sama seperti yang diharapkan oleh PDIP, kan begitu," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).
Desmond mengatakan bahwa sejatinya Partai Gerindra menginginkan agar periode DPR saat ini dihabiskan dengan porsi pimpinan yang ada. Yakni, terdiri dari satu ketua dan empat wakil.
Mereka tidak menghendaki adanya perdebatan soal kursi pimpinan dewan hingga masa DPR yang kini dipimpin Setya Novanto berakhir. Sebab, proses politik di awal periode DPR kemarin, Koalisi Merah Putih (KMP)-lah yang menang di parlemen.
"Kalau dengan adanya debat ini kan tidak siap kalah pada proses politik yang lalu. Bongkar,bongkar, bongkar, enapa tidak sekalian waktu kemarin gitu loh," tegas ketua DPP Partai Gerindra itu.
"Bagi Gerindra adalah kalau kami pikir ngapain juga, kita selesaikan saja sisa waktu dengan situasi yang ada. Siap kalah siap menang," sambung Desmond.
Ya, dalam hal ini, permintaan Partai Gerindra dalam rangka menuntut keadilan. Bukan memaksakan kehendak seperti yang dilakukan PDIP. Sebab, kata Desmond, jika memaksakan kehendak, membuat tontonan yang tidak lucu dalam sejarah parlemen Indonesia.
"Betapa bodohnya tunduk sama PDIP, yang kami minta adalah proporsi keadilannya. Jangan mentang-mentang berkuasa. Yang terjadi hari ini yang kalah tapi tidak siap kalah," pungkas wakil ketua komisi III DPR itu. (dna/JPG)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
