Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Desember 2018 | 02.55 WIB

Farhat Abbas: Partai Kecil Jangan Banyak Mimpi dan Cerita

Ilustrasi: Partai Solidaritas Indonesia - Image

Ilustrasi: Partai Solidaritas Indonesia

JawaPos.com - Penolakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap poligami mendapat kritik pedas dari Farhat Abbas. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bahkan tak ragu meminta agar partainya Sis Grace Natalie itu dikeluarkan dari koalisi Jokowi-Ma'ruf.


Menurutnya, menolak poligami sama saja anti islam. Sebab di ajaran islam ada aturan terkait poligami. Selain itu Farhat bahkan mengungkit penolakan PSI pada Perda Syariah. Hal itu menunjukan partai itu semakin anti islam.


"Dari dulu saya sudah meminta supaya PSI dikeluarkan dari koalisi. Itu merugikan kalau anti poligami itu anti Islam. Ada juga larangan Perda Syariah, keliatan banget ini bengis anti Islam," ujar Farhat di Balai Sarbini Jakarta, Senin (17/12).


Pengacara tersebut menilai pernyataan PSI terkait poligami merugikan Jokowi. Sebab sebagai partai koalisi bisa membuat rakyat berfikir bahwa ada keterlibatan Jokowi dalam pengambilan keputusan tersebut.


"Pernyataan-pernyataan Ketua Umum PSI ini merugikan Jokowi, jadi seolah-olah nanti pak Jokowi melarang poligami," imbuhnya.


Lebih lanjut, Farhat menyarankan agar PSI tidak membuat pernyataan kontroversi. Apalagi sebagai partai baru harus mampu menarik perhatian publik dengan cara yang baik.


"Dan sebagai partai kecil yang belum punya kursi (DPR RI, Red) nggak usah terlalu banyak mimpi dan cerita," tegasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore