Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 November 2025 | 00.37 WIB

Kemendagri Sebut Indonesia–Malaysia Percepat Pembangunan Sosial Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Indonesia dan Malaysia mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui Persidangan ke-40 Jawatankuasa Kerja/Kelompok Kerja Pembangunan Sosio-Ekonomi (JKK/KK) SOSEK MALINDO. - Image

Indonesia dan Malaysia mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui Persidangan ke-40 Jawatankuasa Kerja/Kelompok Kerja Pembangunan Sosio-Ekonomi (JKK/KK) SOSEK MALINDO.

JawaPos.com - Indonesia dan Malaysia kembali meneguhkan komitmen untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan melalui Persidangan ke-40 Jawatankuasa Kerja/Kelompok Kerja Pembangunan Sosio-Ekonomi (JKK/KK) SOSEK MALINDO. Pertemuan berlangsung pada 18–19 November 2025 di Langkawi, Kedah, Malaysia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA menegaskan bahwa kerja sama SOSEK MALINDO yang telah berjalan selama 40 tahun merupakan bukti kuat komitmen kedua negara dalam membangun kawasan perbatasan. 

"Meskipun banyak capaian yang sudah diraih, masih terdapat sejumlah agenda yang memerlukan penyamaan persepsi dan koordinasi lebih intensif, khususnya terkait perbedaan landasan hukum serta implementasi kesepakatan di tingkat daerah," kata Safrizal dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya penyelarasan SOP pemulangan dan pengendalian jenazah pada jalur Riau/Kepri–Johor/Melaka serta Entikong–Tebedu. 

Komitmen pembukaan jalur laut RoRo Dumai–Melaka dan Batam–Johor, yang diharapkan meningkatkan arus barang dan mobilitas masyarakat. Serta, pengoperasian Terminal Barang Internasional Entikong serta percepatan pengembangan kawasan Special Economic Zone (SEZ) Tebedu–Entikong.

Sementara, dalam aspek pengelolaan lingkungan dan keamanan wilayah, Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat koordinasi terkait pengelolaan Sungai Sembakung–Pansiangan, termasuk pembentukan Joint Technical Committee dan penggunaan sistem peringatan dini banjir.

Pembahasan juga mencakup harmonisasi teknis Pintu Masuk Antarabangsa (PMA) Serudong–Sei Manggaris serta percepatan operasional Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk–Telok Melano. 

Di samping itu, kedua negara membahas rencana pembukaan kembali Exit/Entry Point PLBN Sei Nyamuk (Sebatik)–Tawau, mengingat tingginya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Pulau Sebatik.

Lebih lanjut, Safrizal mengajak seluruh pihak terus menjaga komunikasi dan kolaborasi yang baik terkait hubungan antar kedua negara.

“Marilah kita memelihara semangat persahabatan dan bekerja bersama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di kawasan perbatasan IndonesiaMalaysia,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore