Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Maret 2018 | 07.46 WIB

Didukung Alumni 212, Yusril Pastikan PBB Tetap Jadi Partai Moderat

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. - Image

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

JawaPos.com - Partai Bulan Bintang (PBB) mendapat dukungan penuh dari Presidium Alumni 212 untuk dapat lolos uji verifikasi faktual melalui sidang adjudikasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu sebelumnya dinyatakan tak lolos sebagai parpol peserta pemilu 2019.


Menanggapi hal itu, Ketua Umum PBB Yusril mengaku berterima kasih. Karena selain umat Islam, partainya juga banyak didukung oleh tokoh intelektual dari kalangan non muslim.


“Tentu kami sangat berterima kasih. Karena sebetulnya bukan hanya mereka yang dukung, tapi banyak sekali orang intelektual non muslim yang mendukung PBB," kata, Yusril Ihza Mahendra di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/3).


Dukungan dari berbagai kalangan itu, kata Yusril, mengalir setelah PBB mendapat perlakuan kesewenangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Bagi saya dengan adanya kasus ini sekaligus melebarkan dukungan terhadap PBB," ungkap Yusril.


Meski demikian, Yuril menegaskan PBB akan tetap sebagai partai Islam meskipun mendapat dukungan dari berbagai pihak.


"PBB tetap dengan organisasi Islam dan konsisten sebagai partai politik yang moderat," pungkasnya


Sebelumnya, ratusan massa dari Presidium Alumni 212 melakukam unjuk rasa di depan kantor KPU RI untuk dapat diloloskan sebagai peserta Pemilu 2019.


"Ini partai yang jelas akar rumputnya. Jelas pemilihnya umat Islam, kenapa tidak diloloskan? Saya kira ketua umum kita (Yusril Ihza Mahendra), beliau luar biasa pembelaannya kepada ulama yang dikriminalisasi kemarin," kata juru bicara Presidium Alumni 212, Aminuddin, saat berorasi di depan kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (2/3).


Dalam orasinya, Aminuddin juga menyebut PBB mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Dia menyinggung soal Partai Masyumi, yang merupakan cikal bakal terbentuknya PBB.


"Sejarahnya sangat panjang, diawali dengan Partai Masyumi, PBB adalah perwujudan dari Masyumi yang pernah jaya di Indonesia. Kita hadir di sini untuk menantang kesewenang-wenangan agar komisioner KPU meloloskan Partai Bulan Bintang," tandasnya.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore