Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 02.20 WIB

SBY Ingatkan Pendirian BPI Danantara Harus untuk Kepentingan Rakyat

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan sambutan di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyampaikan sambutan di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bekerja untuk kepentingan rakyat. Termasuk juga dengan pendirian Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
 
"Kita juga perlu memastikan dalam konteks pengawalan tadi agar semua agenda pemerintah termasuk keberadaan  Danantara yang hari ini telah diluncurkan oleh presiden kita," kata SBY saat menghadiri Kongres Partai Demokrat ke-VI di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (24/2).
 
"Kita kawal, kita pastikan semua benar-benar untuk kepentingan rakyat, for the people, kepentingan seluruh rakyat, bukan kepentingan sebagian rakyat," sambungnya.
 
SBY menegaskan, Partai Demokrat sebagai bagian dari pemerintah harus memberikan pengawalan. Hal itu merupakan etika bagi setiap parpol yang berada di dalam pemerintahan.
 
"Ini etika yang harus kita junjung tinggi, bagi Partai Demokrat sebagai bagian dalam pemerintahan Presiden Prabowo," tegasnya.
 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto  menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Danantara. Presiden juga menandatangani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kemudian, Presiden menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Danantara yang akan menjadi sovereign wealth fund Indonesia itu, disebut akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

BPI Danantara akan dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai chief executive officer (CEO). Selain Rosan, ada juga nama Pandu Patria Sjahrir sebagai chief investment officer (CIO) Danantara dan Dony Oskaria sebagai chief operation officer (COO).

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore