
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam acara refleksi Imlek tahun 2025 PKB bersama warga Tionghoa di Jakarta Barat. (DPP PKB).
JawaPos.com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar menekankan partainya menjunjung tinggi toleransi dan kesetaraan. Menurutnya, Indonesia tetap kokoh setelah melewati berbagai tantangan seperti Pemilu hingga Pilkada.
Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara refleksi Imlek tahun 2025 PKB bersama warga Tionghoa di Jakarta Barat.
"Kita telah melewati tahun-tahun yang menguji persatuan kita di tengah pemilihan umum yang mengancam gesekan sosial. Namun, dengan menjunjung persaudaraan dan toleransi kita mampu melewati Pileg, Pilpres, Pilkada yang damai aman tanpa adanya gejolak," kata Imin, Sabtu (25/1).
Mengusung tema "Menjaga Bumi, Menjaga Kehidupan", Imin berharap semua pihak bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Karena, bumi tidak hanya tempat lahir, akan tetapi juga tempat manusia hidup dan tumbuh.
"Kita wajib menjaga dan melestarikannya, serta mencegah kerusakan lingkungan demi ekonomi. Menjaga bumi adalah bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan yang memberi kita kehidupan. Ini adalah kewajiban kita sebagai manusia untuk menjaga bumi sebagai tempat hidup kita," ujar Imin.
Lebih lanjut, Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) ini mengingatkan sejarah PKB menggelar refleksi imlek. Hingga tahun ini, PKB sudah menggelar refleksi imlek sebanyak 24 kali.
"Merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi saya karena momen kebersamaan, dan keharmonisan terpancar. Inilah Indonesia yang penuh dengan nuansa budaya meskipun berbeda agama," ungkapnya.
Imin pun menegaskan bahwa PKB terus menjadi garda terdepan dalam menjunjung toleransi dan kesetaraan setiap individu. Sebelum menutup sambutannya, Imin menyampaikan harapan pada seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan imlek di tahun Ular Kayu ini.
"Saya Muhaimin Iskandar beserta segenap keluarga besar PKB mengucapkan Selamat menyambut Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fat Chai 2025. Semoga Tahun Ular ini membawa berkah kedamaian, kesehatan, dan rejeki yang melimpah bagi kita semua. Jagalah Bumi maka kita menjaga kehidupan. AMIN. (Cia Yo)," pungkas Imin.
Pada kesempatan itu, warga Tionghoa menitipkan aspirasi pada Imin agar Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur diperjuangkan untuk menjadi Pahlawan Nasional.
Turut hadir dalam acara ini tokoh lintas agama diantaranya Budi Santoso Tanuwibowo (Konghucu), Bhante Vijaya Kusuma (Buddha), Kanjeng Astono (PHDI), KH Saifullah Ma'shum, Pdt. Lorens Manuputy (Kristen)/Ketum Berani, Romo Hans (Katolik), Ketum PSMTI Wilianto Tanta, Ketum INTI Tedy Sugianto, Ketum PTK Indonesia, Vinsen Effendi Lie dan tokoh masyarakat Tionghoa.
Selanjutnya, hadir pula Sekjen DPP PKB M. Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza dan Ketua DPP PKB Daniel Johan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
