
Ilustrasi: Alutsista.(Tazkia Royyan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berjudul ‘Indonesia Kuat, Maju dan Makin Berperan di Dunia’ dinilai penuh penekanan pada pentingnya memperkuat pertahanan dan keamanan nasional.
Penilaian itu diungkapkan oleh Pengamat politik Zaenal Budiono. Menurutnya, pidato AHY memberi gambaran jelas tentang visi dan misi partainya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih kuat, maju, dan berperan aktif di dunia.
Sebab, lanjutnya, Indonesia, sebagai negara berkembang dengan potensi besar di panggung internasional, membutuhkan pemimpin yang visioner dan berkomitmen untuk mengangkat martabat bangsa di mata dunia.
“AHY mengakui bahwa dalam menghadapi tantangan global, Indonesia harus memiliki posisi yang jelas dan strategi yang matang. Ini menunjukkan pemahaman yang baik tentang dinamika global saat ini dan bagaimana Indonesia harus menempatkan dirinya,” kata Zaenal.
Lebih lanjut Zaenal juga menuturkan, pidato AHY itu menyoroti komitmen untuk mengembangkan diplomasi dan kerjasama internasional. Konsep "Million Friends Zero Enemy" yang ditekankan AHY mencerminkan pendekatan inklusif dan terbuka dalam hubungan internasional, yang sangat penting dalam era globalisasi saat ini.
"Pendekatan ini bukan hanya akan membantu Indonesia dalam memperkuat posisinya di tingkat internasional, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan demokrasi nasional,” ucapnya.
Namun, dosen Universitas Al Azhar Indonesia ini juga mengkritisi pidato politik itu. Kata dia, tantangan terbesar yang dihadapi AHY dan Partai Demokrat adalah menerjemahkan visi dan misi ini menjadi aksi nyata.
"Membangun kapasitas pertahanan yang berkelas dunia dan memperkuat diplomasi internasional adalah tugas yang tidak ringan. Ini membutuhkan komitmen, sumber daya, dan terutama konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih dari itu, untuk mewujudkannya Demokrat harus menjadi bagian dari pemerintahan,” imbuhnya.
Sebab menurutnya, kesuksesan akan tergantung pada seberapa baik pemerintah dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri, untuk mewujudkan visi ini.
"Tentunya hal ni juga akan menjadi ujian bagi kebijakan-kebijakan internal yang akan menentukan seberapa efektif Indonesia dapat berperan di panggung internasional. Namun, kritik yang konstruktif dan pandangan yang optimistis terhadap masa depan Indonesia, seperti yang ditunjukkan dalam pidato ini, adalah langkah awal yang baik," pungkas Zaenal.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
