Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Desember 2023 | 14.12 WIB

Prabowo Tegaskan Ingin Bawa Indonesia Jadi Negara Industri, Tak Mau Jika Bangsa Ini Hanya Dibilang Negara Pasar

Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Jalani masa kampanye, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmennya yakni ingin membawa Indonesia menjadi negara industri yang berkembang.

Dalam sebuah orasi politiknya pada kegiatan doa bersama 2000 kiai se-Banten di Lebak, Banten, Minggu (3/12), Menteri Pertahanan itu mengungkapkan jika tidak ingin Indonesia sekedar menjadi negara pasar.

“Kita sudah punya rencana, kita sudah punya kajian, kita sudah punya peta di depan yang kita beri nama pohon industri. Indonesia ingin jadi negara industri, kita tidak mau jadi negara pasar untuk barang-barang lain,” ungkap Prabowo.

Menurutnya, Indonesia adalah negara dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, di antaranya batu bara, nikel, dan kelapa sawit.

Menyadari potensi tersebut, Prabowo meyakini bahwa pemanfaatan SDA secara optimal dapat menjadi pilar utama untuk mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.

Politikus yang saat ini mendapat julukan Gemoy tersebut, menilai bahwa keberadaan batubara sebagai sumber energi, nikel untuk industri logam, dan kelapa sawit sebagai komoditas yang dibutuhkan industri pangan dan energi, dapat memberikan landasan yang kuat untuk mengembangkan sektor industri dengan mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan alam yang ada.

“Batu bara, nikel, kelapa sawit, semua ada. Sebenarnya ini yang disebut pohon industri kalau diolah, harganya akan naik, kita akan jadi negara industri,” jelasnya, seperti yang dikutip dari Antara (4/12).

Ketua Umum Partai Gerindra itu memberi contoh kasus nikel yang bisa menjadi cermin kebijakan strategis bagi Indonesia.

Sebelumnya, pada tahun 2017, nikel diekspor sebagai bahan mentah, dan berhasil menyumbang penghasilan sekitar 3,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp50 triliun.

Namun, pada tahun 2020, Presiden Jokowi mengeluarkan larangan ekspor nikel mentah, yang kemudian mewajibkan pengolahan di dalam negeri.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore