
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan), Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra (kanan), dan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta (kiri)
JawaPos.com - Meski belum menetapkan nama cawapres, Koalisi Indonesia Maju (KIM) mulai merumuskan platform visi-misi sekaligus tim pemenangan. Hal itu menjadi agenda utama dalam pertemuan para ketua umum partai KIM di DPP Golkar pada Kamis malam.
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden koalisi itu mengatakan, tim pemenangan mulai disusun. Hanya, belum bisa diputuskan dalam rapat perdana. Oleh karena itu, akan ada pembicaraan lanjutan.
"Kita sudah sepakat bahwa kita akan ketemu lagi, tapi tentang tim pemenangan kita sedang susun ketua timnya," ujarnya.
Dia menyebut, masih dibutuhkan komunikasi dengan beberapa tokoh yang dinilai cocok dan bersedia untuk membantu. "Kami tentunya akan sowan ke beberapa tokoh dan kami akan minta kesediaannya," imbuhnya.
Sementara terkait visi, Prabowo mengaku sudah menawarkan agenda yang diusung ke depan kepada anggota koalisi. Visi tersebut akan digodok bersama oleh para pakar dari masing-masing partai untuk didetailkan dalam program.
”Supaya temen-temen koalisi paham bener ujungnya dan nanti bisa sampai ke pimpinannya, tawarkan ke rakyat," ujarnya. Secara prinsip, visi itu berpatokan pada landasan yang sudah dicapai oleh pemerintah Jokowi. Capaian yang sudah baik, kata Prabowo, akan dipertahankan untuk meneruskan pembangunan bangsa.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menambahkan, setidaknya ada 12 fokus kebijakan. Namun, karena belum final, dia tidak bisa membeberkan lebih jauh. Hanya, Zulhas membocorkan salah satu fokus yang disasar adalah pemberantasan kemiskinan.
"Lima tahun saja kemiskinan habis. Selesai sama Pak Prabowo, insya Allah. Kesejahteraan yang baik akan menjadi dasar untuk mencapai target negara maju di 2045,” katanya.
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menambahkan, selain urusan ekonomi dan pendidikan, dirinya mengusulkan pembenahan sistem politik, sistem pemerintahan, dan sistem hukum. "Khususnya pasca aman demen terjadi kesimpang siuran jalannya negara kita, ini yang memang perlu kita bahas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membeberkan kekuatan KIM berpotensi bertambah. Sebab, ada partai yang akan bergabung dalam waktu dekat.
"Kita tunggu ada satu partai lagi dulu," tuturnya. Meski tidak menyebut siapanya, dia memberi petunjuk bahwa warna partai baru sama dengan salah satu warna partai yang ada di internal. Saat ini ada sejumlah partai yang belum menetapkan pilihannya. Yakni, Partai Demokrat, PKN, PSI, dan Partai Buruh.
Dalam kesempatan itu, Airlangga juga mengomentari sosok Ridwan Kamil yang kian didekati banyak to koh. Dia menegaskan, RK sudah diplot untuk maju da lam Pilkada 2024. "Pak RK posisinya sebagai gubernur ya, oke," kata dia. Untuk wilayahnya, nanti RK yang menentukan apakah di Jawa Barat atau DKI Jakarta. Namun, Airlangga menengarai RK akan ditempatkan di Jawa Barat. (far/idr/c6/ttg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
